destiny

on Minggu, 30 November 2014

See the sunrise

Know it's time for us to pack up all the past
And find what truly lasts
If everything has been written down, so why worry, we say
It's you and me with a little left of sanity
If life is ever changing, so why worry, we say
It's still you and I with silly smile as we wave goodbye
- Grow A Day Older (Dee)

Destiny, maybe that's what it called. Someday we'll found there are some little dots waiting to be connected. Catch up the right dot! Once we catch the right dot, still we have to put some efforts to make the line. But if it is destiny, if it has been written down, so why worry? No, I won't worry :) Good luck!


on Senin, 13 Oktober 2014
Hidup ini memang tentang "menunggu".
Menunggu kita menyadari: kapan kita akan berhenti menunggu
- Tere Liye.

Terkadang sesuatu begitu dekat, namun membuat tercekat. Semua tampak begitu sempurna, namun satu lubang mendasar menganga. Semua terlihat pasti, tapi masih harus menyadari kesiapan diri. Kesiapan untuk menyatukan visi, kesiapan untuk sedikit membelok dari mimpi. Ah, memang memerlukan instrospeksi dan kelegaan hati, sekali lagi.

Ikhlas

on Kamis, 02 Oktober 2014
Seringkali, terselip kata-kata 'ikhlas' di rangkaian ucapan kita. Enam huruf yang sangat mudah diucapkan. Enam huruf yang menjadi mutiara kalimat-kalimat indah. Enam huruf yang menjadi jimat sakti, jimat penguat ketika langkah menjadi berat.

Sejatinya, ikhlas itu bukan untuk diucapkan, bukan untuk dituliskan, seperti dalam tulisan ini :)

Ah, aku pun tersadar. Keikhlasan berarti adalah sesuatu tanpa kata ikhlas di dalamnya. Seperti kata orang bilang : " Tidak ada kata ikhlas di surat Al-Ikhlas". Namun ini adalah pengingat, apapun yang ada sekarang tidaklah tentu ada di masa yang akan datang. Bisa jadi, ikhlas mungkin merupakan anugerah yang terbesar dari Allah. Kembali berdoa, Allah menganugerahkan secuil lagi keikhlasan untuk hati hamba-hamba Nya..

Kebetulan

on Jumat, 19 September 2014
Sekali lagi mempercayai bahwa Allah bekerja dengan caranya yang luar biasa. Terlalu banyak hal-hal yang sedemikian cantiknya diatur sehingga terkesan 'kebetulan'. Kebetulan bukanlah kata yang tepat. Ada berbagai alasan dibalik seluruh tindakan dan karakter manusia. Alasan-alasan yang bermuara pada hari ini, membuat kita takjub dan mengatakan 'kok kebetulan?' Padahal, sudah sejak lama diri berproses untuk menyambut 'kebetulan' itu.

Selesai sudah menyadari 'kebetulan' tersebut, saatnya melangkah dan berproses untuk 'kebetulan-kebetulan' baik lainnya. Hingga akhirnya, seluruh rangkaian itu menjadi skenario Allah yang sangat indah dan menakjubkan :)

Bismillah..

Halo, hidup baru :)

on Sabtu, 13 September 2014
Halo :)

Dalam beberapa minggu terakhir, hal-hal yang terjadi begitu cepat. Saatnya beradaptasi lagi dengan hal-hal baru, dengan kehidupan baru. Hal pertama adalah: akhirnya saya jadi apoteker ^_^ Alhamdulilllaaah.. Titik terminasi dari kuliah di UGM selama 5 tahun, titik awal untuk melangkah ke mana saja. Mengulang kembali ingatan saya 5 tahun yang lalu, mengenai alasan saya memilih farmasi. Sejak kecil saya memang tertarik dengan dunia kesehatan (waktu SD saya seorang dokter kecil, hehe ;) ). Kenapa lalu tidak masuk kedokteran? Hmmm..Karena waktu SMA saya tidak suka pelajaran biologi dan lebih suka kimia. Kalau masuk kedokteran, pasti akan berurusan dengan biologi. Oleh karena itu saya memilih farmasi. Pilihan yang tidak pernah saya sesali, walaupun kehidupan ke depan saya akan selalu berurusan dengan biologi :p . Kelulusan menjadi apoteker membuat saya agak mellow beberapa minggu ini. Saatnya mengatakan "see you later" pada sahabat-sahabat. Ah, tapi kita akan selalu terhubung melalui doa, dears :')

"Pada akhirnya kita semua yang melafalkan sumpah apoteker disini, akan memilih jalan hidupnya masing-masing. Ada yang ingin mengabdikan dirinya di pusat-pusat pelayanan kesehatan (apotek, puskesmas, rumah sakit), bekerja di industri farmasi, menjadi akademisi, wirausahawan, atau mungkin menjadi ibu rumah tangga. Ada pula yang ingin bekerja di bidang yang tidak berkaitan langsung dengan farmasi. Saya yakin, seluruh pilihan tersebut adalah baik dan ilmu yang telah kita dapatkan di kampus farmasi tentu akan selalu bermanfaat digunakan di mana pun. Kita juga perlu menyadari bahwa apapun predikat kelulusan yang telah kita peroleh, yakinlah itu yang terbaik yang dapat kita capai. Tidak ada penyesalan, hanya perlu menata langkah ke depan. Langkah yang memastikan bahwa perjalanan menuntut ilmu ini merupakan masa berharga dalam hidup kita. Langkah yang memastikan bahwa kita menjadi bagian yang akan membuat tersenyum bangsa Indonesia. Langkah yang memastikan bahwa ilmu yang telah dituntut menjadi salah satu amal terbaik kita di dunia, Aamiin.."



Kedua, akhirnya saya 'ngekos' lagi, belajar mandiri lagi, dengan tempat yang lebih jauh dari sekedar Semarang :') Saya gag bisa pulang tiap minggu, hehe. Welcome to Nara, tepatnya di Ikoma-shi sih. Banyak yang bertanya: Nara itu di mana yon? Nara itu di dekat Kyoto dan Osaka. Jarang terdengar memang, suatu kota kecil yang damai. Ah, hidup disini tenang (atau sepi? hehe) sekali. Alhamdulillah, keluarga orang Indonesia di sini sangat kuat ikatannya dan banyak sekali membantu saya untuk beradaptasi :) Welcome new campus life! Pindah ke sini dan merasakan iklim akademik di sini, membuat saya makin sadar bahwa saya tidak tahu apa-apa >_< Oh ya, saya sedang menjalani program magang di Nara Institute of Science and Technology (NAIST), Graduate School yang memiliki kualitas riset dan pendidikan nomor 1 di Jepang berdasarkan MEXT pada tahun 2010 *sekalian promosi ;)*. Dan di sini, saya masuk ke Graduate School of Biological Sciences, bidang yang dulu tidak saya sukai, haha. Nah, pepatah mengatakan: jangan terlampau tidak suka dengan sesuatu, mungkin kau akan bersamanya selamanya. Terbukti nih pada saya :). Well, enjoy! Masuk ke dunia dengan iklim riset yang sangat kuat, baca paper adalah hobi, eksperimen adalah pekerjaan. What a life :p Saya masih kepontal-pontal haha >_< Alhamdulillah banyak orang-orang yang menguatkan, menanyakan kabar saya setiap hari untuk memastikan saya baik-baik saja. Sapaan dari mereka sangat menjadi penyemangat dan hiburan di sini :') *mellow lagi, haha..*



Ketiga, ah yang ketiga kapan-kapan saja :)

Sampai jumpa, dengan cinta dari Nara :*