99 Cahaya di Langit Eropa

on Minggu, 29 Januari 2012

"Ah, you haven't visit Europe if never be in Paris"
"Eiffel cantik dan romantis banget, nanti kalo bulan madu aku harus ke sana"
"Ke Swiss aja yuk, biar bisa icip coklat langsung dari pabrik-pabrik terenak di dunia"
"Naik gondola di Venesia, eksotis banget"
"ke Jerman aja, pemaen bolanya ganteng-ganteng" *ups ^^v

Eropa selalu menebar pesonanya. Gag boong lah kalo kita pengen ke Eropa untuk melihat itu semua :). Eiffel, pegunungan alpen, kanal di Belanda, blackforest di Jerman, colosseum di Roma, dan berbagai tempat indah lainnya di daratan benua Biru tersebut. Sound like dream seeing they all closer :)

Sudah begitu banyak gambar, cerita perjalanan yang mengisahkan tentang tempat-tempat tersebut. Bahkan justru lebih sering saya mendengar tentang tempat-tempat tersebut dibandingkan dengan Mesquitez de Cordoba atau istana Al-Habram atau Haghia Sophia. Ya, di buku ini saya seakan diajak untuk melihat Eropa dari sudut pandang lain. Tenggelam ke Eropa pada abad pertengahan, sebelum Reissanance, dimana Kerajaan Islam maju sangat pesat, dan Eropa hidup makmur di bawah naungan Kesultanan Islam Cordoba. Ilmu pengetahuan maju seiring dengan agama, agama berkembang sejalan dengan ilmu pengetahuan. Sungguh indah bukan? Masa dimana ilmu pengetahuan dan agama adalah satu kesatuan, berdiri saling mendukung, bukan dua tiang yang saling menjatuhkan satu dengan yang lain.

Banyak fakta yang sangat menarik dalam buku ini. Banyak 'rahasia-rahasia' yang mungkin selama ini coba ditutupi oleh dunia barat, entah untuk alasan apa. Di dalam museum Louvre, Perancis, terdapat kalimat tauhid dalam lukisan yang sama sekali tidak kita bayangkan. Di Cordoba, terdapat sinagog yang kemudian diubah menjadi masjid indah dan sekarang beralih fungsi menjadi katedral. Di Granada, terdapat istana Al-Habram tempat kesultanan Islam besar berdiri. Di museum Wina, terdapat ukiran kalimat tauhid pada jubah kebesaran Raja Austria abad pertengahan. Dan siapa sangka bahwa Napoleon Bonaparte sangat dekat dengan dunia Islam, bahkan kemungkinan besar seorang Muslim? wallahu'alam :)

Romantisme tentang kebesaran Islam di Eropa membuat saya bermimpi lagi untuk mengunjungi itu semua. Someday, aamiin :'). Melihat bukti bahwa Islam menjadi rahmatan lil 'alamin di bumi Eropa, jauh sebelum situasi seperti sekarang yang kurang bersahabat. Seperti yang Hanum katakan di buku ini, menjadi 'agen muslim yang baik'. Bukan dengan pedang, tapi dengan kedamaian.

Aku semakin yakin, esensi sejarah bukanlah hanya siapa yang menang dan siapa yang kalah. Lebih dari itu: siapa yang lebih cepat belajar dari kemenangan dan kekalahan 
-Hanum Salsabila Rais 

After The Rain - Adithia Sofyan

on Rabu, 25 Januari 2012

If I could bottled the smell of the wet land after the rain
I’d make it a perfume and send it to your house
If one in a million stars suddenly will hit satellite
I’ll pick some pieces, they’ll be on your way

In a far land across
You’re standing at the sea
Then the wind blows the scent
And that little star will there to guide me

If only I could find my way to the ocean
Im already there with you
If somewhere down the line
We will never get to meet
I’ll always wait for you after the rain

I wait you after the rain :)
sumber



tak pernah setengah hati

video




What a touching video clip :')



siapa bilang cinta itu kemewahan, tempat romantis, kata-kata manis?

bagaimana jika cinta itu di pinggir tempat sampah, dalam kamar 3x3, terucap melalui segelas kopi pahit, sujud sholat,duduk bersama di pinggir rel, dan tercermin dari wajah keriput itu?



Okelah ya gag muna juga ada ungkapan 'emang bisa hidup pake cinta? makan noh cinta'. Haha :p. Well, jodoh masi di tangan Tuhan, entah dimana dia sekarang, tapi dah lahir kan ya branch? Waiting for you :)

Uma Pecinan

on Senin, 23 Januari 2012
Dulu, waktu saya belum mengenakan jilbab, sering sekali orang menyangkan saya noni *nonislam*. Entah mungkin dari nama saya yang awam dipake orang dan tidak berbau islami hehe, atau ada juga yang bilang karena wajah saya. Hmm .__. Oke lupakan :P. Setelah ditelusuri, ternyata saya memang 1/4 chinesse *syaaah perhitungane :p*. Nenek saya dari pihak papa adalah chinesse asli, nikah dengan kakek saya yang asli orang kalimantan, lahirlah papa saya yang 1/2 chinesse *dan muka papa emang chinesse banget, sering dipanggil 'koh' .__.*. Lalu papa nikah dengan mama yang kalimantan asli, jadilah saya dan adik saya yang 1/4 chinesse. Tadaaaaaaaa!

Tiap ke Banjar, sering juga ketemu dengan saudara-saudara yang chinesse, dari pihak papa. Nenek 4 bersaudara dan saudaranya pada punya banyak anak juga. Tersebar dimana-mana. Ada yang di kalimantan, ada yang di semarang, ada yang di samarinda. Dulu waktu masih kecil, pernah diajak ke Semarang buat nengok sodara. Dan di sana diajak buat ke klenteng *tempat ibadah orang cina*, saya lupa klenteng apa. Bakar dupa, saya yang gag ngerti mah asik-asik aja disuruh bawa dupa yang menyengat dan kemudian menancapkannya di sebuah guci. Haha :D

Walau pun keluarga dari pihak papa beraneka ragam, baik budaya dan agama, tapi alhamdulillah gag pernah aneh-aneh. Toleransi selalu terjaga :). Saya punya uma *oma*, kakaknya nenek. Tinggalnya di daerah pecinan banjarmasin, kawasan yang dihuni oleh sebagian besar etnis tionghoa disana. Jadilah kami memanggilnya 'uma pecinan'. Sekarang umurnya sudah 80 sekian, saya gag tau. Dulu papa sering sekali katanya dititipkan ke uma hehe. Kalau papa maen ke tempatnya, gag pernah uma masak yang aneh-aneh karena tau papa gag boleh makan. Dan masakan uma ini sungguh legendariiiiiiiiiis :D. Jaman beliau masih sehat dulu, wuih semua masakannya katanya mah legendaris, dari berbagai kue, masakan khas banjar, sampe masakan-masakan cina gitu semua bisa beliau buat, luar biasa, semoga saya masih sempet 'nyantri' sama beliau haha :)

uma yang di tengah itu :)
Dan lucunya, setiap imlek, si uma selalu ngasi saya dan tia angpao. Tiap lebaran juga. Padahal kami tidak merayakannya, tapi selalu begitu sejak saya masih kecil. Dan tahun ini pun juga. Kebetulan papa baru aja balik ke banjarmasin, dan tadi siang ngasi amplop kecil berwarna merah, dengan gambar lucu, huruf cina emas. 'Angpao dari uma lho'. Haha, pas sekali dengan hari imlek. Saya buka, isinya 2 lembar uang 10rbuan :). Selalu begitu, amplop dengan corak yang sama, jumlah yang sama sejak saya sma kayake :D. Alhamdulillah, uma masih ingat dengan kami, walau mata sudah semakin tidak awas mengenali kami, 2 tahun yang lalu kami ke sana. Walau telinga sudah tidak terlalu mendengar suara kami. Walau sulit untuk berdiri untuk berfoto bersama kami. Tapi uma masih ingat dengan kami, tahun ini.. terima kasih :)

The Geography of Bliss

on Jumat, 20 Januari 2012

 
perjalanan itu bersifat pribadi. Kalaupun aku berjalan bersamamu, perjalananmu bukanlah perjalananku
Paul Theroux

Itu adalah quote di halaman awal buku The Geography of Bliss. Saya asal comot aja ni buku, menarik karena di ringkasan di halaman belakang, menceritakan tentang perjalanan penulis ke berbagai negara. So wow :D

Cukup tebal, 512 halaman. Jadilah lemot bacanya apalagi saat UAS gini, haha :D. Penulisnya, Eric Weiner, adalah seorang jurnalis, mantan reporter di New York Times, khususnya untuk bagian luar negeri. Alhasil, dia pun berkesempatan untuk mengunjungi berbagai negara, dan tertarik dengan satu penelitian, yaitu tentang kebahagiaan (bliss).

Ada 10 negara yang dikunjunginya, yang pertama adaah Belanda, dimana di negara ini dia menyebutkan bahwa kebahagiaan adalah angka. Kenapa begitu? ternyata di Belanda bahkan ada sebuh pusat riset yang khusus menyimpan database mengenai penelitian kebahagiaan. Mana negara yang paling bahagia, mana yang paling tidak bahagia. Dibikin ranking gitu, ckck. Indonesia nomer berapa ya? entah gag dibahas disini .__. Belanda termasuk negara dengan tingkat kebahagiaan cukup tinggi ternyata. Dan menurut pengamatan dia, itu dikarenakan toleransi yang sangat besar di Belanda. Bahkan mariyuana dan prostitusi pun ditoleransi disana, hmm. Dari peringkat-peringkat tersebut, Eric pun berpetualang ke negara-negara lain.

Swiss, yang imejnya adalah negara damai, dengan latar pegunungan alpen, cokelat, dan bank, memang masuk ke negara-negara dengan tingkat kebahagiaan tinggi. Padahal bagi Eric sendiri setelah hidup beberapa saat disana, Swiss adalah negara membosankan yang memiliki banyak peraturan, bahkan menyiram toilet di atas jam 10 malam pun dianggap hal yang tabu, ckck. Satu yang paling menonjol di Swiss, karena sejahteranya masyarakat disana, mereka berlomba-lomba untuk menyembunyikan kekayaan. Iri adalah sifat yang sangat ditekan disana. Jika ada orang yang beli mobil baru mentereng dengan harga wow, justru dicurigai dia sedang memiliki masalah keuangan, wah waaah :)

Di Bhutan, kebahagiaan adalah kebijakan. Di Qatar, kebahagiaan adalah menang lotre. Saya sangat suka bagian Qatar ini. Tau kan Qatar adalah negara raja minyak yang kaya raya, dengan berbagai pencakar langit berwarna silver di tengah gurun asia tengah? Bangsa mereka adalah sebuah keluarga yang berkembang menjadi suku, sehingga siapapun disana adalah saudara. Sayangnya, karena lonjakan industri minyak yang luar biasa, budaya mereka sebagai bangsa gurun pun punah, bahkan mereka berniat 'membeli' budaya dengan uang minyak mereka. Rakyat Qatar memiliki gabungan selayaknya orang kaya baru, kearoganan dan kegelisahan. Ongkang angking pun, uang mengalir dari minyak mereka. Kebahagiaan ini kah yang dicari? ternyata toh tingkat kebahagiaan disana ekivalen dengan tingkat kegelisahan mereka :)

Negara paling bahagia? Islandia. Saya penasaran deh dengan negara ini. Kalo baca di buku ini, bener-bener orang disana punya mindset positif. Bagi mereka, kebahagiaan adalah kegagalan. Tidak hanya pameo belaka, tapi memang sudah menjadi sifat mereka sejak kecil. Tidak ada yang menyalahkan jika kamu ingin menjadi penyanyi rock, kemudian mengeluarkan album ecek-ecek, gagal di pasaran. Toh kamu mencoba. Dan iklim yang seperti itu justru membuat mereka semakin produktif, walau ada hasil yang mungkin ecek-ecek, tapi jauh lebih banyak yang berhasil. Luar biasa kan? :) Jika semua berpola pikir seperti itu, tentu hal yang positif jauh lebih banyak dari yang negatif. Jika pun ada yang gagal, yang lain akan mengatakan 'kebahagiaan adalah kegagalan'. Hmm :). Must go there someday! haha :D

Ada juga, Moldova yang merupakan negara paling tidak bahagia di dunia. Thailand, dimana jika ada yang salah atau gagal, orang akan mengatakan mai pen lai yang berarti 'tidak apa-apa'. Tak jauh berbeda dengan Islandia, hal tersebut menyumbangkan tingkat kebahagiaan yang cukup di Thailand. Ada juga cerita tentang India, Inggris, dan Amerika.

Walau bagian tengah, terutama tentang Bhutan, cukup membosankan untuk saya, tapi buku ini recommended lah :D. Banyak hal-hal baru yang gag kepikiran ama saya sebelumnya, haha. Fakta-fakta tentang negara lain, kebahagiaan itu tergantung dari masyarakat dan tempat, lingkungan sangat berpengaruh, dan saya baru tahu bahwa memiliki budaya merupakan salah satu sumber kebahagiaan yang luar biasa. Bahkan Qatar saja sampai mau 'membeli' budaya. Harusnya, rakyat Indonesia sangat bahagia kan? mengingat budaya kita yang tidak terhitung jumlahnya, aamiin :). Oia, bahkan di akhir buku ini ada pertanyaan-pertanyaan untuk didiskusikan, haha :D

Kebahagiaan kita sepenuhnya dan benar-benar saling terkait dengan orang lain: keluarga dan teman serta tetangga dan wanita yang nyaris tidak anda perhatikan yang membersihkan kantor anda. Kebahagiaan bukanlah kata benda atau kata kerja. Dia adalah kata sambung. Jaringan penghubung.
Eric Weiner 

Adakalanya kita seperti dua mata.

Tak pernah berjumpa, tapi selalu sejiwa.

Kita menatap ke arah yang sama, walo tak berjumpa.

Mengagumi pemandangan indah&berucap Subhanalloh

Kita menangis bersama walau tak berjumpa.

Dalam kecewa, sedih atau gembira, duka & bahagia.

Dan tetap berucap Alhamdulillah.

Kita terpejam brsama, walau tak jumpa.

Memberi damai&rehat sambil berkata laa haula walaa quwwata illa billaah.

Tapi kadang kita perlu menjadi dua tangan.

Berjumpa dalam sedekap sholat, berjamaah menghadap Alloh.

kadang kita perlu menjadi dua tangan, berjumpa dlm membersihkan segala kotor dan noda dari 

badan :))


-Salim A Fillah- 

Pengingat - Contoh GPCR, muskarinik dan adrenergik

on Kamis, 19 Januari 2012
Nah, setelah review GPCR tadi, ada 2 kelompok reseptor yang kemaren dibahas di kelas, yaitu reseptor asetilkolin muskarnik dan reseptor adrenergik. Kedua reseptor ini tentu sudah gag asing buat kita, karena banyak sekali obat yang memiliki target pada reseptor ini.

1. reseptor asetilkolin muskarinik
kayak di postingan saya yang sebelumnya, reseptor setilkolin dibagi menjadi 2, yaitu nikotinik dan muskarinik. Reseptor muskarinik sendiri ada 5, yaitu M1,M1,M3,M4,M5.  Salut deh sama ilmuwan-ilmuwan yang getol nyari ampe sebanyak ini, makasih bapak bapak ibu ibu sekalian atas tambahan pelajaran yang harus kami pahami .__. haha :p

M1
Reseptor ini terkait dengan Gq (jalur fosfolipase). Banyak terdapat di cortex, hippocampus, dan ganglia simpatik. Karena terdapat di otak, memainkan peranan penting dalam fungsi kognitif dan memori. Jalur fosfolipase tadi menyebabkan meningkatnya Ca intrasel sehingga meningkatkan aktivitas sel saraf. Pengembangan obat terkait dengan reseptor M1 ini adalah terkait penyakit alzheimer. Agonis M1 akan menghambat pembentukan plak amyloids (suatu plak yang menutupi sel saraf otak sehingga menghambat transmisi sinyal saraf).

M2
terhubung dengan Gi. Banyak terdapat di jantung, CNS, dan otot polos, sehingga memiliki efek fisiologis pada penurunan kecepatan denyut jantung dan regulasi suhu tubuh. Kenapa bisa menurunkan denyut jantung? Nah kan dia terkait dengan Gi, dimana subunit alfa Gi itu menurunkan kadar cAMP sehingga akan menurunkan frekuensi denyut jantung. Sedangkan subunit beta dan gamma dari Gi akan mengaktifkan kanal kalium, kalium masuk ke sel, terjadi hiperpolarisasi sehingga kadar Ca intrasel menurun, dan akan menurunkan kontraksi otot jantung. Blokade M2 menyebabkan takikardi dan palpitasi (penguatan kontraksi otot jantung). Jadi, untuk obat hipertensi, dikasih antagonis apa agonis hayooo? Agonis dong :). 

M3
terhubung dengan Gq dan distribusinya luas, ada di saliva, bronkus, kelenjar eksokrin, saluran gastrointestinal, mata, lambung. Karena mengaktivasi jalur fosfolipase, efeknya pun menimbulkan kontraksi di tempat-tempat reseptor tersebut berasa. Misalnya, jika terjadi M3 di mata di-blok, akan terjadi gangguan visual. Jika di saluran GI yang di-blok akan memperlambat waktu transit makanan di usus karena motilitas dikurangi, bisa juga terjadi konstipasi. Tapi kalo digunakan antagonis M3 yang spesifik untuk bronkus, bisa jadi obat asma karena M3 memediasi bronkokontriksi. Atau kalo antagonis M3 spesifik untuk kandung kemih, bisa jadi obat anyang-anyangen :) *boso indonesianya apa ya? nek boso inggris : overactive bladder, well .__.*

M4
terkait Gi dan banyak terdapat di otak (neostriatum). Bertugas mengatur keseimbangan kolinergik dan dopaminergik, serta mengatur analgesia. Hmm, info tentang ini kok gag terlalu banyak ya .__. Ntar ditambahin lagi deh

M5
masih jarang diteliti :(. Terkait dengan Gq dan mengatur pelepasan dopamin juga.

aktivasi M1
http://www.cnsforum.com/imagebank/item/Rcpt_sys_mus_ag/default.aspx

2. reseptor adrenergik
Siapa yang lagi jatuh cinta hayoooo? Apa hubungannya deh yon :p. Eh ada lho ini, ternyata perasaan 'deg-degan' saat ketemu orang yang -ehem- disukai, terkait dengan reseptor adrenergik ini, haha :D. Jadi ketika ada stimulan, misalnya tadi itu, ketemu orang yang disukai, maka akan memicu keluarnya hormon adrenalin (epinefrin) dari kelenjar adrenal. Nah epinefrin tadi akan berinteraksi dengan reseptor adrenergik dan menghasilkan efek-efek fisiologis, misalnya deg-degan, muka jadi pucat *ehehe curhat, loh :p*. Yuk di-review ada reseptor apa aja di bagian ini :)

alfa adrenergik 1 (alfa1)
terkait dengan Gq (jalur fosfolipase) dan akan memobilisasi Ca. Banyak terdapat di otot polos organ-organ, liver, saliva. Efek yang dihasilkan adalah eksitabilitas neuron (maksudnya aktivasi sel saraf), vasokontriksi, bronkokontriksi, glikogenolisis (dah banyak direview di depan tadi lah ya gimana mekanismenya :)). Nah, kalo aktivasinya berlebihan, akan menyebabkan hipertensi (karena terjadi vasokontriksi yang berlebihan). Oleh karena itu, digunakan antagonis alfa1 misalnya prazosin, doksazosin sebagai obat antihipertensi.

alfa adrenergik 2 (alfa2)
terkait Gi (inhibisi adenilat siklase) dan terdapat di ujung saraf, pembuluh darah, ginjal, dan otak. Selain itu juga mengatur pelepasan neurontransmitter NE selanjutnya (autoreseptor). Mekanisme autoreseptornya?
alfa 2 di presinaptik diaktivasi oleh NE --> membuka kanal Kalium --> hiperpolarisasi --> menghambat influks Ca --> karena gag ada Ca, gag ada yang melepaskan neurotransmitter dari presinaptik --> efek autoreseptor
agonis alfa2 digunakan sebagai obat antihipertensi, misalnya klonidin. Agonis --> menurunkan cAMP+membuka kanal kalium --> menurunkan Ca --> mencegah kontraksi jantung (tolong dikoreksi ya yang baca, agak gag yakin ini .__.)

beta adrenergik 1 (beta1)
terutama terdapat di jantung dan terkait dengan Gs, meningkatkan Ca intrasel, dan efeknya adalah peningkatan kontraksi jantung. Oleh karena itu, antagonis beta1 digunakan sebagai antihipertensi. Tapi agonis beta1 kadang juga dibutuhkan loh, misalnya ketika ada pasien yang mengalami shock sehingga tekanan darahnya drop, maka diberi agonis beta1 untuk meningkatkan kekuatan jantung. Oia, efek deg-degan kayak crita di awal tadi juga dimediasi oleh reseptor ini, haha :D

beta adrenergik 2 (beta2)
terdapat di otot polos organ, liver, sel mast, otot rangka dan terkait dengan Gs. Efeknya adalah bronkorelaksasi, vasodilatasi, tremor, glikogenolisis, dan menurunkan pelepasan histamin. Jujur saya agak bingung awalnya, kenapa dia meningkatkan cAMP tapi menyebabkan dilatasi?? ternyata peningkatan cAMP gag selalu meningkatkan Ca intraseluler, tapi pada bronkus dan vaskuler, justru menyebabkan dilatasi karena cAMP menurunkan interaksi aktin myosin. Oleh karena itu, agonis beta2 (yang terkenal : salbutamol), menjadi obat asma.

beta adrenergik 3 (beta3)
Terkait dengan Gs dan Gi sekaligus *wow*, dan banyak terdapat di jaringan adiposit (lemak). Belum banyak dibahas tapi pengembangan obatnya terkait dengan metabolisme lemak, bahkan dikembangkan menjadi obat 'diet lemak', wah butuh nih :p

mekanisme aktivasi beta2

Luar biasaaaa :D
itu baru review beberapa, yang dah umum banget pula .__. Begitu indah setiap yang ada di tubuh kita, nikmat manakah yang bisa kita dustakan? ;)

Pengingat - GPCR

Huaaaah, setelah kanal ion, lanjut ke GPCR. Catetan saya yang ini banyak yang gag lengkap huhu :( Review dikit aja lah ya buat ngingetin..

aktivasi protein G

GPCR ini merupakan suatu reseptor yang terdapat pada membran sel. Sebagian besar reseptor dalam tubuh kita termasuk GPCR, sehingga fungsi fisiologis dari reseptor ini besar sekali dalam tubuh kita.  Reseptor ini terikat dengan protein G yang akan memnghubungkan reseptor ini dengan enzim/ kanal ion yang menjadi target, dengan jalan mengaktivasi rangkaian peristiwa yang mengubah konsentrasi satu/lebih suatu molekul signaling intraseluler/2nd messenger sehingga menghasilkan respon selular. Terdapat 2 jalur transduksi sinyal, yaitu jalur adenilat siklase dan jalur fosfolipase.

jalur adenilat siklase
Reseptor yang terkait dalam jalur ini ada 2, yaitu Gs (stimulasi) dan Gi (inhibisi). Yang distimulasi dan diinhibisi apa? ya enzim adenilat siklase :p. Enzim ini berperan dalam mengubah ATP menjadi cAMP. Berikut jalur transduksi sinyalnya. Oia, dalam keadaan inaktif, reseptor ini mengikat GDP, sedangkan dalam keadaan aktif mengikat GTP.

Gs
ligan berikatan dengan reseptor Gs --> perubahan konformasi --> GDP digantikan dengan GTP --> subunit alfa dari G protein terdisosiasi --> mengaktifkan adenilat siklase --> cAMP naik
nah, si cAMP itu punya beberapa fungsi. Yang pertama adalah mengaktifkan PKA (protein kinase A) yang akan meregulasi protein-protein lain, bermuara pada transkripsi gen. Bisa juga memicu glikogenolisis sehingga kadar glukosa naik. Pada otot polos, cAMP menghambat MLCK (myosin light chain kinase) sehingga menyebabkan relaksasi (misalnya pada bronkus)

Gi
Kebalikan dari Gs, Gi menginhibisi adenilat siklase sehingga cAMP menurun. Reseptor Gi (subunit beta dan gamma) biasanya juga terkait dengan kanal K, yang akan terbuka dan menyebabkan hiperpolarisasi. 

salah satu jalur adenilat siklase, ini aktivasi yang menyebabkan glikogenolisis, hayo yang diaktifkan Gs apa Gi?

Oia, si adenilat siklase ini gag boleh teraktivasi terus menerus karena bisa menyebabkan berbagai penyakit. Misalnya, toksin dari bakteri penyebab TBC, menyebabkan subunit alfa Gs teraktivasi terus, sehingga terjadi  batuk yang kronis. Salah satu mengurangi kadar cAMP adalah dengan diurai menggunakan enzim fosfodiesterase.

Jalur Fosfolipase
Yang terkait dengan jalur ini adalah Gq. Mekanismenya sampai subunit alfa terdisosiasi sama dengan 2 protein G lainnya. Selanjutnya subunit alfa akan mengaktifkan fosfolipase yang mengubah PIP2 (fosfatidil inositol difosfat) menjadi IP3 (inositol trifosfat) dan DAG (diasilgliserol). IP3 akan berikatan dengan reseptornya di RE sehingga membuka kanal Ca, Ca masuk ke sitoplasma. Sedangkan DAG akan berinteraksi dengan Ca tersebut dan mengaktifkan PKC yang memicu transduksi sinyal selanjutnya. DAG juga dapat diubah menjadi asam arakidonat. Efek yang khas dari aktivasi Gq ini adalah peningkatan kontraksi, karena berkaitan dengan peningkatan Ca intraselular.
salah satu reseptor Gq, reseptor angiotensin


Buat reseptornya.. dibahas di artikel lain ya haha :D
ndak kepanjangan :)
monggo dikoreksi kakak :)
 

Pengingat - Reseptor Kanal Ion

Besok uas farmol dan demi apa saya ketiduran dari abis isya sampe jam 12, ahaha .__. Alhasil baru mulai ini belajar~

Witing tresno jalaran saka kulino *kok saya percaya banget tho ama peribahasa itu, haha*. Karena di kelompok studi kampus saya 'bergelut' dengan bidang molekular, saya cukup tertarik dan akhirnya jadi suka dengan bidang ini *walau dulu sangat tidak tidak tidak suka biologi*. Materi farmol abis UTS ini adalah reseptor. Berbagai fungsi tubuh kita tidak bisa dilepaskan dari si reseptor ini. Sambil ngapalin, review yuk beberapa macam reseptor di tubuh kita ini.

Reseptor ada 4 macam, yaitu reseptor kanal ion, reseptor terkait protein G (GPCR), reseptor tirosin kinase, dan reseptor inti (nuclear receptor). Untuk reseptor kanal ion saja, sudah ada bermacam-macam, misalnya reseptor asetilkolin nikotinik, GABA, glutamat, dopamin, dll. Review mekanisme beberapa aja ya.. *baru baca itu doang soalnya ;p*.

1. Reseptor Asetilkolin Nikotinik

reseptor asetilkolin nikotinik
http://thebrain.mcgill.ca/flash/d/d_06/d_06_m/d_06_m_mou/d_06_m_mou.html
Jaman SMA dulu kita udah diperkenalkan dengan berbagai neurotransimitter yang menghantarkan impuls-impuls saraf sehingga tubuh bisa bereaksi terhadap respon yang diberikan. Salah satunya adalah asetilkolin yang disintesis dari kolin dan asetil ko A, dibantu oleh enzim asetilkolintransferase. Asetilkolin (Ach) yang dihasilkan ini nanti akan berinteraksi dengan dua reseptor, yaitu nikotinik dan muskarinik. Nah,yang terkait dengan kanal ion adalah yang nikotinik, yang muskarinik termasuk GPCR *walau M2 dan M4 juga terkait kanak Kalium*. Reseptor nikotinik ini terkait dengan kanal Na pada membran sel. Mekanisme transduksi sinyal pada reseptor nikotinik ini :

Ada impuls saraf --> membuka kanal Ca2+ pada presinaptik --> Ca2+ memobilisasi Ach untuk lepas dari presinaptik --> Ach berikatan dengan reseptor nikotinik --> Kanal Na membuka --> depolarisasi parsial --> membuka kanal Na yang lain --> depolarisasi berlanjut --> membuka kanal Ca2+ di RE/RS --> Ca2+ masuk ke sitoplasma --> kontraksi

Nah, hasil akhirnya adalah kontraksi otot. Oleh karena itu, antagonis reseptor nikotinik memiliki aktivitas sebagai pelemas otot, misalnya dalam operasi besar, digunakan obat jenis ini agar tidak terjadi reflek tiba-tiba dari pasien. Selain itu, ada juga agonis nikotinik misalnya Chantix yang digunakan sebagai terapi pada orang yang ingin sembuh dari ketergantungan rokok. Kok bisa? jadi ketika ada nikotin dari rokok berinteraksi dengan reseptor nikotinik, ternyata memacu pelepasan dopamin yang banyak sehingga akan menyebabkan ketagihan. Sedangkan ketika chantix yang berinteraksi dengan reseptor nikotinik, dopamin yang dilepaskan tidak terlalu banyak sehingga tidak bersifat addiktif.

2. Reseptor GABA
GABA pathway

Reseptor ini merupakan neurotransmitter inhibitor utama di otak. Sehingga aksinya nanti adalah depresi CNS. Si reseptor GABA ini unik, karena dia memiliki banyak tempat untuk berikatan dengan berbagai zat. Sisi aktifnya untuk berikatan dengan GABA disebut ortosterik, sedangkan untuk berikatan dengan senyawa lain disebut allosterik, antara lain terdapat benzodiazepin site, barbiturat site, dan steroid site. Selain itu, etanol juga bisa berikatan di reseptor GABA sehingga menyebabkan depresi CNS. Reseptor GABA ini terkait dengan kanal Cl. Mekanisme yang terjadi pada reseptor ini :

GABA lepas dari ujung saraf --> berikatan dengan reseptor GABA --> membuka kanal Cl --> Cl masuk --> hiperpolarisasi --> penghambatan transmisi saraf --> depresi CNS
Nah, tadi kan ada berbagai site pada reseptor ini. Hal ini dimanfaatkan sebagai strategi-strategi untuk memanipulasi si reseptor GABA ini. Misalnya obat-obat golongan benzodiazepin, akan meningkatkan afinitas reseptor terhadap GABA sehingga pembukaan kanal Cl lebih lama, depresi CNS yang terjadi juga lebih lama dan besar Begitu juga mekanisme yang terjadi pada obat golongan barbiturat. Inget dulu praktikum farmakologi, si tikus ditidurkan dengan obat barbiturat? Efek sedatif itu dikarenakan mekanisme ini..

Oia, pada orang yang sakit epilepsi, mereka kekurangan GABA. Akibatnya? Karena tidak ada yang menekan sistem sarafnya, akibatnya ketika terjadi aktivasi, respon yang diberikan pun berlebihan sehingga terjadi konvulsan *kejang*. Terapi yang bisa diberikan salah satunya adalah dengan meningkatkan GABA, yaitu meningkatkan GAD (enzim yang mengubah glutamat menjadai GABA) dengan contoh obat gabapentin, menghambat reuptake GABA dengan contoh obat tiagabin, atau dengan menghambat GABA transaminase sehingga GABA tidak diubah menjadi metabolitnya, contoh obatnya vigabatrin.

3. Reseptor Glutamat
NMDA pathway

Glutamat merupakan neurotransmitter eksitatori. Reseptor glutamat ada 2 jenis, ionotropik dan metabotropik. Nah, yang ionotropik (terkait kanal ion) ada 3, yaitu NMDA, AMPA, dan kainate. Namun, yang sudah banyak diteliti adalah reseptor NMDA. Reseptor NMDA ini banyak ditemukan di otak  bagian cortex cerebral dan hippocampus sehingga memiliki peranan penting dalam fungsi memori dan belajar. Keunikan dari reseptor NMDA ini adalah dia ter-blok oleh ion Mg2+ (mengeblok kanal Na dan Ca) ketika dalam keadaan inaktif, sehingga membutuhkan reseptor non-NMDA untuk mengaktivasinya. Mekanismenya?

Glutamat lepas dari saraf presinaptik --> berinteraksi dengan reseptor non-NMDA --> afinitas reseptor NMDA dengan Mg2+ berkurang --> Mg2+ lepas --> glutamat mengaktivasi NMDA --> membukan kanal Na dan Ca --> Na dan Ca masuk --> menghasilkan efek seluler (memicu signaling dalam learning dan memory)
Tapiiii, ternyata aktivasi berlebihan dari reseptor NMDA ini berbahaya loh. Kalo aktivasinya berlebihan, ion Ca yang masuk dalam sel saraf berlebihan, dapat menyebabkan efek yang dinamakan eksositosis, yaitu kematian sel saraf akibat kelebihan glutamat (apoptosis sel saraf). Fenomena ini banyak dijumpai pada penyakit degeneratif, misalnya Alzheimer, stroke, demensia. Oleh karena itu, reseptor ini menjadi salah satu target obat alzheimer, dengan aktivitas sebagai antagonis NMDA. Antagonis NMDA jaman dulu, contoh obatnya taxoprodil, merupakan antagonis kuat NMDA, sehingga memblok sama sekali kanal Ca. Namun ternyata terjadi banyak efek samping karena benar-benar tidak ada aliran Ca masuk ke sel, sehingga dikembangan obat lain. Sekarang yang menjadi pilihan adalah memantin, yang tidak memblok aliran Ca, tetapi memodulasi aliran Ca sehingga tidak berlebihan. Fungsi fisiologis dari Ca akhirnya tetap terjaga, dan tidak terjadi eksositosis.

Contoh obat lain yang beraksi pada reseptor NMDA adalah ketamin *ini sering dipake buat bius tikus di CCRC :D*. Aktivitas utamanya adalah anestetik, namun saat ini dikembangkan juga sebagai antidepressan.


Sekian rangkuman tentang reseptor kanal ion. Diambil dari catetan *tumben punya .___.* dan bukunya Prof. Zullies :)
Monggo dikoreksi dan belajar bersama kakak! \(^.^)/


Genderisme #1

on Rabu, 18 Januari 2012
Berhubung tadi pagi gag ada makanan, akhirnya disuruhlah saya oleh si mama buat belanja sayur. Okelah capcus ke depan kompleks buat menyambangi mbak sayur langganan. Sampe disana, ternyata cukup rame, fiuuh untung masi lumayan banyak sayurannya. Antri, antri.. Sampe akhirnya waktu milih-milih, ada celetukan yang lucu, dari seorang mas-mas.

M (mas) : Bu, nek sop ki isine opo wae to ya? aku mung dikon tuku ki ra dikandani opo wae, jarene meh nggawe sop
I (Ibu penjual) : Lha niki mas, macem-macem, wortel *sambil ambil wortel*, kentang *sambil ambil kentang*, pengen sing putih opo ijo *sambil nunjuk kembang kol sama brokoli*?
M : Putih wae, opo maneh? tempe?
I : Yo, tempe neng kono.. Loncang mas, tolong jupuke neng mburimu.. eh kuwi seledri, yoh sisan wae *masnya mabil loncang 2 bendel .__.* Kakehan kuwi mas, sithik wae. Nganggo kobis ra biasane?
M : nganggo ra yo.. ra ngerti je, biasane mangan wae, nganggo wae buk
I : lombok wis ono?
M : neng kene dodol lombok? yo sisan wae *.____.*
I : ..... *percakapan berlanjut sampe si mas abis bayar balik lagi, nambah tempe katanya*

Huahaha, saya dan beberapa orang ibu-ibu mah mesam mesem aja :p. It's so funny seeing a man shopping *kalo gatau apa yang dibeli loh ya*. Nah lho para cowok, tau gag kobis yang mana? brokoli yang mana? loncang yang mana?

:p

Oke, mungkin itu juga kali ya yang ada di pikiran cowok-cowok ketika liat cewek masuk bengkel. Tau gag busi dimana? tau gag tempat oli dimana? tau gag ngecas aki kayak gimana? Omong-omong, baru aja servis motor *diservisin ding*, dan habis 200rb, gara-gara gag pernah diservisin dari dulu .__.

Intinya, kita memang tidak dikotak-kotakkan, tapi akan selalu ada sisi yang sulit dipaksakan untuk sama, karena begitulah Dia membuat kita indah :)

ChitChat UAS

on Selasa, 17 Januari 2012
Papa : mba ika lagi sibuk apa? *beberapa hari yang lalu*
Ika : ika lagi ujian loh
Papa : Oia? kok gag keliatan kayak lagi ujian?
Ika : Emang hehe
Papa : Ya bener, gitu itu mahasiswa harusnya, kalo ujian gag usah ribet heboh
Ika : ..... ..... :D

Haha .__.

Teman : Kamu pasti belajar deh, IP pasti blablabla nanti, aku kerjaannya tidur mulu je
Saya : Kata siape? yee sama aja tidur mulu, bangun ngenet, nyelesein novel
Teman : Iya santai aja, ujian tertulis jawab soal-soal gitu mah dari SD kita dah biasa. Umur 20an gini tuh yang lebih menantang, ujian hidup yang sebenernya tuh yang bikin pusing
Saya : ..... Well, UAS ujian hidupku minggu ini sih, haha

.___.

Saya sejujurnya suka suasana UAS, santai, banyak waktu kosong song song, yeiy~ \(^.^)/
SEMANGAT KAWAN KAWAN! :)

Edisi wanita - Sup Krim

on Minggu, 15 Januari 2012
Mama papa pergi ke sarangan, tia pergi try out, jadilah saya anak kelaparan sendiri di rumah .___. haha lebay :D. Males beli makanan, akhirnya kesambet buat bikin sup jagung. Dulu dulu dulu banget dah pernah bikin juga *waktu lagi niat belajar masak*. Trus dah lupa resepnya, padahal gampang banget, eh akhirnya nemu di fb :P


these are the ingredient!

1. 4 siung bawang putih
2. 3 siung bawang merah
3. ayam yang udah direbu
4. jagung manis pipilan
5. makaroni
6. loncang
7. merica, garam, gula
8. susu bubuk 3 sdm 
9. tepung maizena+tepung terigu secukupnya
10. keju 
11. margarin

bahan utama


cara bikinnya?
1. tumis bawang2+loncang pake margarin secukupnya
2. masukin ayam+jagung pipilan+makaroni
3. bikin campuran tepung maizena+terigu+susu bubuk, campur air secukupnya
4. masukin campuran di atas ke tumisan, aduk2
5. tambah air secukupnya
6. tambah garam+gula+merica (ini terserah deh, sesuai selera anda)
7. biarin ampe udah cukup mengental
8. sajikaaaaaaaaaaan :D --> jangan lupa kasi parutan keju di atasnya

ini nanti jadinya :P



rasa? yummy dongs :9
beneran ini orang yang gag bisa masak aja pasti bisa bikin enak :p. Lebih oke dimakan saat hujan dengan secangkir teh panas :D
selamat mencoba :)



Kisah yang Indah - Monita

on Sabtu, 14 Januari 2012

Seperti matahari
Semasa menyinari
Kelam berlalu terangi bahagia
Yang ku tunggu
Seperti kau dihati
Selama Ku menanti
Tak ada lagi keraguan diri yang menguji

Walau hari tak selalu indah berseri
Jangan berhenti kau yakinkan pasti..cinta ini
Kau kan kembali membawa cahaya hidup ini
Walau dunia tak selalu indah surgawi
Jangan berhenti kau yakinkan pasti..cinta ini

Walau t'lah terpisah waktu
Kau kan mampu kembali dalam pelukku
Senyummu, setiamu jadikan kisah indahku
Kau yang selalu ku tunggu 

Jangan berhenti kau yakinkan pasti..cinta ini 
Walau dunia tak selalu indah surgawi
Jangan berhenti kau yakinkan pasti..cinta ini

Sedang cinta sekali dengan lagu ini X)
ditemani rintikan hujan dan segelas coklat *haha mellow abis :P

don't say don't

on Kamis, 12 Januari 2012

A whole new world

A new fantastic point of view


Saya teringat postingan sotoy saya yang ini. A whole new world. When we found a new world, we enjoy it for while time. Though, we hate it before :)

Beberapa kali kayaknya saya mengalami hal kayak gitu. Saya duluuuuu suka men'judge' diri tidak menyukai sesuatu. Menulis, misalnya. Cupu abis lah dulu, haha :D. Kayak postingan jaman masih cupu yang ini *sekarang masih cupu juga sih*. Nulis jawaban essay buat ulangan aja gag suka .__. Eh sekarang tiap galau malah nulis. Kayaknya hampir tiap bulan juga selama 2011 nulis proposal. Entah proposal penelitian, essay, atau proposal kegiatan *oke udah nasib saya kayaknya akhir2 ini dipercaya, atau dikorbankan? menjadi sekre..*. Intinya adalah nulis, nulis, dan nulis. Kualat kan saya? Haha :D Nulis di blog juga. Senang sekali rasanya ada yang menyempatkan untuk baca blog saya ini. Blog yang awalnya memang diniatkan untuk menggalau, dan begitulah adanya hingga sekarang :') *kok malah terharu :p*. Intinya, judgement saya bahwa saya tidak suka dan tidak bisa menulis itu adalah salah :D

Then, beneran saya gag boong, saya gag suka yang namanya politik. Buat saya yang awam ini, politik itu permainan kata-kata antara orang-orang yang suka nampang buat memperebutkan harta, tahta, wanita *serem bet*. Tapi kemungkinan tahun ini saya bakalan berurusan dengan sedikit 'politik kampus'. Haha serem abis keknya :D. Dunia yang bakal bikin lebih mikir tentang mengawasi orang, melihat sepak terjang orang, legislatif.. entahlah. Mungkin :). Intinya, kayaknya makin banyak saya dekat dengan hal-hal yang dulu tidak saya sukai.

Don't say don't

I really tried to told it to myself this year. Makin tua, makin kerasa hal-hal kayak gitu. Hal-hal yang tidak kita sukai sebelumnya, justru mungkin menjadi masa depan kita. Oke itu lebay sih :P. Hal-hal yang tidak kita sukai sebelumnya, mungkin akan menjadi tempat aktualisasi diri kita *berat bosone*. Hal-hal yang tidak kita sukai sebelumnya, tidak seburuk yang kita bayangkan ketika kita sudah ada di dalamnya :)

Open eyes, look around, open heart
fly wings :)

Waiting -Endah n Rhesa

on Senin, 09 Januari 2012

I start to write a love letter, when I first met you there

But I just keep it on my secret place
I’m not the only one who adores you anyway
But someday you will know that I am here



I’m just waiting for a moment to tell you
I’m waiting, and I’ll make you all mine
I’m just waiting, waiting, waiting…



I don’t care what people say about who you are and what you do
And all I see is that perfect lies in you
I believe that the time will come and we will be together
Oh I am so in love with you, and I’m falling, I’m falling for you 

Adil itu apa? #kisah nabi musa

on Sabtu, 07 Januari 2012
"Allah itu gag adil! Umam yang anak nakal, umam yang bandel, bisa ketemu lagi sama ummi-nya. Sedangkan Delisa, yang udah jadi anak baik, yang sabar, yang gag pernah tanya ummi kemana, kenapa gag bisa ketemu ummi lagi? Kenapa yang pulang ummi-nya Umam? Allah gag adil!"

-Hafalan  Sholat Delisa

Petikan ucapan Delisa di atas adalah salah satu bagian paling menyentuh dari novel "Hafalan Sholat Delisa", yang sekarang filmnya lagi diputer tuh. Yah, walaupun filmnya gag sebagus novelnya *seperti biasanya novel yang difilmkan*, tapi ceritanya yang memang kuat membuat saya dan teman-teman mengeluarkan beberapa lembar tisu, haha :D

Kembali ke ucapannya Delisa itu. Jadi, ceritanya kan Delisa kehilangan ummi-nya dalam bencana tsunami Aceh 2004. Umam, teman delisa yang bandel, nakal, bertemu lagi dengan ummi-nya dalam keadaan selamat. Sedangkan ummi Delisa, tetap tidak ditemukan. Padahal Delisa sudah bersabar, tak apa kehilangan sebelah kakinya, tak apa kehilangan ketiga kakaknya, tak apa kehilangan sahabatnya si Tiur, tetapi apakah tidak bisa bertemu kembali dengan ummi? Delisa rasa Allah tidak adil, sampai dia sadar bahwa alam seisinya berteman dengannya..

Oia, bicara tentang 'adil', jadi inget petuah *cerita dink hehe* sahabat saya, waktu lagi makan di kantin. Dia cerita tentang Nabi Musa. Mungkin dah pernah ada yang denger nih, tapi biar pada inget lagi hehe :P

Nabi Musa pernah bertanya kepada Allah, apakah keadilan itu? Karena di zamannya, Nabi Musa melihat banyak ketidakadilan yang terjadi di kaumnya. Akhirnya, Allah pun setuju untuk memperlihatkan kepada Nabi Musa 'secuil' dari tanda keadilannya. Diperintahkan-Nya Nabi Musa pergi ke tepi sungai Nil dan menunggu tanda keadilan Allah tersebut.

Keesokan harinya, Nabi Musa pun pergi ke tepi sungai Nil, duduk di bawah pohon sambil bertanya-tanya dalam hati, tanda macam apakah yang akan diperlihatkan Allah sehingga Nabi Musa semakin yakin akan keadilan yang dibuat-Nya? Lama menunggu, tak terjadi apa pun. Akhirnya, menjelang siang, datanglah seorang ksatria membawa karung, berisi koin-koin emas, yang kemudian disembunyikan oleh ksatria tersebut di balik sebuah pohon, entah untuk apa. Ksatria tersebut kemudian pergi, dan Nabi Musa tetap berdiam diri di balik pohon, menunggu apa yang akan terjadi kemudian.

Tak berapa lama kemudian, datang seorang anak kecil. Setelah sampai di tepi sungai, anak tersebut melihat ada yang aneh di balik pohon. Ternyata karung berisi koin emas. Dan si anak pun tanpa pikir panjang langsung membawa karung tersebut. Nabi Musa melihat hal tersebut, dan tetap diam untuk menyimpulkan keadilan macam apa yang akan dilihatnya.

Lama tak terjadi apa pun, sore hari akhirnya datang seorang tua, buta, berjalan tertatih untuk minum di sungai tersebut. Sedang mnikmati minumnya, ksatria datang kembali untuk mengambil karungnya. Namun, apalah daya karung emas tersebut sudah raib. Hanya dilihatnya seorang tua di tepi sungai tersebut. Kalap karena karung emasnya hilang, ksatria pun langsung bertanya pada kakek tersebut. Sungguh, si kakek tidak melihat, Tetapi ksatria yang telah dibutakan oleh harta tidak dapat berpikir jernih lagi dan menganggap si kakek telah mencurinya, menyembunyikan karung tersebut di suatu tempat. Akhirnya, ksatria pun membunuh kakek tersebut dan kembali tanpa menemukan emasnya.

Nabi Musa yang mengamati sejak awal semakin heran, manakah tanda keadilan itu?

Sungguh, Allah Maha Adil. Begitu besar keadilan-Nya, sehingga sering kita tak kuasa untuk menalar adil-Nya..

Di balik itu semua, ada cerita lain. Anak tersebut adalah seorang anak yatim yang miskin. Ayahnya meninggal karena dibunuh oleh kakek buta tersebut. Sedangkan dahulu ayahnya bekerja pada si ksatria selama hidupnya. Namun gaji sebelum kemudian meninggal belum dibayar oleh ksatria tersebut.

Hutang uang dibayar uang, hutang nyawa dibayar nyawa..

Sungguh, Allah Maha Adil. Begitu besar keadilan-Nya, sehingga sering kita tak kuasa untuk menalar adil-Nya..
on Selasa, 03 Januari 2012
mba ika, aku udah sembuh, ayo sholat, anterin wudhu...

--anis,pascaoperasi usus buntu
:)


Mabok Dekstro

on Minggu, 01 Januari 2012



Mabok dekstro, apaan tuh? temennya mabok duren kayaknya kakaak -..- *jayus ya? haha*. Itu judul reportase investigasi Minggu sore ini. Hmm, agak shock gimana gitu liatnya *lebay*. Tuh kan, tanda-tanda saya harus lebih banyak melihat dunia, haha. Intinya, dekstrometorfan, ini salah ssatu jenis obat batuk yang dijual bebas, disalahgunakan untuk membuat orang fly. Mungkin kayak narkoba gitu, tapi lebih ringan. Dan ternyata udah ada beberapa orang yang meninggal karena overdosis waktu nge-fly pake si dekstro ini. Mirisnya, yang mengonsumsi adalah anak-anak usia SMP. Astaghfirullah..

Nah, sebenernya apa si dekstro ini? Kenapa bisa bikin fly dan ketagihan? 

struktur dextrometorfan

Dextro ditujukan sebagai  antitusif, yaitu menekan batuk. Secara farmakologi, obat ini akan menaikkan ambang batas rangsang batuk, sehingga pasien tidak terlalu sensitif dengan rangsang batuk. Karena molekul dextro mudah berikatan ke berbagai reseptor *nempel dimana-mana*, jadilah efeknya tidak spesifik hanya menekan si batuk saja, tetapi juga dapat menyebabkan efek rekreasi *fly*, dan berbagai efek samping seperti gatal-gatal, pusing, mual, kesulitan bernafas (pada dosis normal), juga halusinasi, muntah, pandangan kabur, berkeringat, demam, hipertensi, dan lain-lain (pada dosis 12,5-75x lipat dari dosis normal).

Dextrometorfan merupakan isomer levorphanol (suatu analog kodein, turunan morfin). Hal inilah yang menyebabkannya memiliki afinitas terhadap reseptor opioid (reseptornya narkoba) dan mengaktifkan reseptor tersebut sehingga dapat menimbulkan efek rekreasi. Selain itu, dextrometorfan juga bisa menjadi antagonis reseptor NMDA *ini reseptor yang berkaitan dengan fungsi memori dan analgesik*. Penghambatan reseptor NMDA yang berlebihan ini dapat menyebabkan berkurangnya fungsi memori, halusinasi, confusion, analgesik, dan justru disalahartikan sebagai fungsi 'rekreasi'. Padahal, hal ini bahkan bisa sampai menyebabkan skizofrenia yang disebabkan oleh neurotoksisitas.

Sempat diperlihatkan di tayangan tadi, bagaimana mudahnya si anak memperoleh dextrometorfan. 5000 rupiah sudah bisa mendapatkan 25 tablet. Bahkan ia menjadi 'bandar pil dextro' di sekolahnya. Ckck.. kayaknya emang bener, perlu ditinjau ulang nih status dextro sebagai OTC, yang bahkan bisa dibeli di toko-toko kelontong. Karena 'masyarakat' semakin lihai, apoteker juga harus makin lihai bukan?