on Sabtu, 31 Desember 2011
hujan 2011,
bawa dan hanyutkan kenangan, harapan, pengalaman, di tahun 2011
masuk ke dalam tanah bumi
menjadi sandaran pengharapan untuk memupuk cita-cita yang tumbuh subur di tahun 2012
amin.

PSM - witing tresno jalaran saka kulino :)


Hampir 1 tahun yang lalu, saya mendapat amanah. Menjadi ketua PSM, paduan suara mahasiswa, fakultas farmasi UGM. Saya sendiri kaget ketika mendapatkan 'amanah' tersebut. Mengingat saya sendiri sebetulnya hanya sekedar cukup sering datang latihan *secara orang jogja, jadi kalo nganggur mah dateng aja haha :)*. Sering juga bolos atau terlambat, karena waktu itu juga masih di BEM dan sempet ngurus event juga, kayaknya waktu jaman dies natalis yang tidak berkesudahan. Akibatnya, saya ngerasa PSM waktu itu mungkin belum menjadi prioritas utama saya :)

Hal itulah yang saya pertanyakan ketika saya jadi calon ketua. Dua calon yang lain, nuvi dan adi, bukanlah calon yang main-main. Mereka jauh lebih mengerti tentang musik daripada saya. Beneran, motivasi awal saya masuk PSM 'cuma' sekedar daripada nyanyi di kamar mandi, haha ;D. Dulu sempet masuk paduan suara di SMA, tapi itu pun tidak berkelanjutan karena saya lebih fokus di tonti. Intinya, nyanyi adalah hobi saya, tapi pengetahuan tentang itu? Nol besar. Jadi, saya ngerasa beneran tidak 'pantas' untuk mengkoordinasi organisasi ini. Dan bahkan itu terbawa sampai ke tengah kepengurusan kami, yang sangat saya sesali..Padahal, semua teman rasanya sudah mendukung saya :'( *maafkan saya teman-teman..*

Saya menjadi ketua PSM, tanpa visi yang jelas, tanpa bekal yang cukup, tanpa bimbingan yang memadai. Mau dibawa kemana PSM? Oke, agenda rutin sudah jelas : ngisi sumpahan, P2SMB, latihan rutin. Just it? Tanpa visi yang jelas, hingga pertengahan tahun saya 'jenuh'.

Di awal hingga pertengahan, saya cukup merasa ternyata mengurus organisasi ini cukup menjadi 'beban' untuk saya. Kesulitan mencari orang ketika event menjelang, jumlah personil yang sedikit ketika latihan, kedisiplinan yang kurang, mungkin ini terlalu berlebihan. Tapi tentu menjadi koreksi di masa depan :). Kesalahan fatal saya adalah saya belum begitu mengenal sahabat-sahabat saya di kepengurusan PSM. Intensitas latihan kami ketika menjadi anggota yang kurang, kurang inisiatif-nya saya untuk lebih 'mendekatkan' diri kepada semua anak, kurangnya kemampuan saya untuk mengkoordinasi, menjadikan banyak sekali kekurangan dalam kepengurusan 2009 ini..

Sumpahan I berlalu, P2SMB berlalu, Sumpahan II berlalu,
dan PSM mendapatkan 1 tawaran, tampil di lustrum farmasi ke 65, di GSP lantai 2. Mungkin untuk orang di luar PSM, itu bukanlah sesuatu yang besar. Tapi untuk kami, itu adalah sesuatu yang sangat besar. Baru kali ini kami diminta tampil di GSP lantai 2 yang megah, dengan personil 50 orang. Itu bukan sesuatu yang BIASA SAJA. Dengan anak PSM yang sekitar 35-an, akhirnya kami pun membuka oprec untuk anak luar PSM, bergabung menjadi skuad lustrum kami. Teringat kesediaan manda dan mentari, meng-audisi satu per satu peserta, meluangkan waktu mereka tiap sore untuk meng-aransemen 2 lagu, dimana itu adalah pengalaman pertama mereka meng-aransemen lagu. Lagu yang diminta cukup banyak, 5 lagu. Walaupun 3 lagu sudah biasa dinyanyikan, tapi 2 lagu baru yang diaransemen tentu menjadi tantangan besar bagi kami. Nuvi yang mengatur jadwal latihan, setiap suara mendapat 10 kali latihan, dan itu berarti hampir setiap hari, karena waktu kami untuk mempersiapkannya hanya tinggal 2 minggu. Esti dan Lita yang menemani saya muter-muter mencari kostum dan aksesoris. Rista yang setiap hari men-jarkom mengenai jadwal latihan, Anin yang rela ketika sakit pun datang dengan wajah pucat *betapa merasa bersalahnya saya ketika melihat wajahnya, bahkan untuk ngomong pun dia tidak sanggup, tapi tetap datang latihan untuk tahu lagu baru*, yungki yang membantu segala sesuatu tentang perlengkapan, fia yang menjamin konsumsi kami, semua anak 2009, 2010, 2011, hingga senior-senior yang rela turun gunung *haha*, demi penampilan 'akbar' ini. You know? Those moments is the most i love. Latihan setiap hari, 3 jam, melihat wajah-wajah yang agak 'depresi' menyatukan suara, menembak not dengan tepat, melihat manda yang jalan kesana kemari untuk membenarkan *bersama kerang kesayangannya*, melihat semua menyemangati, deg-degan karena waktu yang semakin mepet. Apalagi ketika GR, info yang tidak jelas dari panitia *semena2, mentang-mentang panitianya dosen kan --"*. Ketika aransemen 'dipertanyakan', ketika suara kami tidak terdengar, ketika anak-anak baru pada bisa datang ketika akhir GR karena pengetahuan tentang GR mendadak, dan mereka setelah kuliah langsung ke GSP, ketika kami merasa harus mengiringi puisi yang lama sekali *haha*, dan ketika semua pun dalam mood yang tidak baik hari itu.

Dan kami menjawabnya, saat lustrum farmasi. Kostum yang dicari-cari muter Jogja *lebay sih ini :P*, dikenakan dengan bangga, membuat kami terlihat cantik :). yang cowok macho deeeeh, haha :D. Intinya, penampilan kami memuaskan, bahkan dipuji oleh berbagai tamu undangan. Tau apa yang paling bikin senang? Ketika beberapa anak bercerita "tadi aku ditanyain, tadi tampil paduan suara ya mba? wah bagus sekali, terimakasih ya..". Tidak hanya oleh satu orang, tetapi oleh beberapa tamu undangan dan dosen panitia. Tau apa yang paling indah? Ketika kerja keras kami diapresiasi :')

PSM berjalan, tinggal 3 bulan lagi kepengurusan 2009. Kami tampil lagi di debat nasional dan openhouse KMFA. Kami mencari tantangan baru, ikut lomba vokal grup. Ini sebenarnya memang proker yang harus kami lakukan tahun ini, dan sempat terlupakan karena kurang terprogram. Dan akhirnya ada kesempatan yang 'memaksa' kami untuk melaksanakannya :). Lomba VG di dies natalis UGM. Dengan waktu persiapan 10 hari, skuad yang comot sana sini, aransemen yang mulai dari nol, mereka pun berlatih setiap hari. Latihan biasa dimulai pukul 5, awalnya hingga sekitar jam tgh8an. Sebisa mungkin saya menemani mereka, walaupun saya tidak ikut. Beberapa kali saya tidak menemani mereka, ternyata mereka latihan sampai jam9 malam; "nanggung yon, anak-anak pada penasaran akhirnya kami latihan sampai jam9.." Begitu cerita manda kepada saya. Saya terdiam, mengagumi mereka yang pecicilan tapi mau bekerja keras untuk VG yang baru terbentuk ini :) Walaupun pada akhirnya belum mendapatkan gelar, tapi setidaknya kita mencoba kan? Dan lagi, saya senang ketika melihat tidak sedikit teman-teman farmasi yang menyaksikan penampilan pharmonika, terimakasih untuk apresiasinya kepada kami :)

Mencoba lagi, kali ini di porsenigama. Lomba tanpa panitia. Haha, itulah sebutan kami kepada mereka :P. Persiapan mepet lagi, sekitar 2 minggu lagi. Kali ini, kami mengadakan 'audisi' untuk semua anak psm untuk menjadi anggota pharmonika. Saya tahu, dalam lubuk hati setiap anak pasti ada keinginan untuk bisa menyalurkan bakatnya di sini, kalian masih malu-malu kan? ;). Semoga tahun depan bisa lebih terakomodir  :) Oia, kali ini saya ikutan. Maaf jika saya menghancurkan :(. Ini sungguh tidak mudah. Saya mending disuruh baca jurnal *boong bangeeeeeeeeeeeeeet :P*. Saat-saat macam lustrum terulang lagi, dalam skala yang lebih kecil. Berbagai kebegoan muncul. Kerja keras dibuktikan :). Dan kali ini, kami juga belum beruntung.. Oke, ini baru 2x kan? ;) Lupakanlah, lomba tanpa panitia ini.. haha :D

Oprec PSM, alhamdulillah yang mendaftar hingga 50 orang. Cukup uwaw. Banyak yang ingin menjadi bagian dari keluarga kami :'). Terimakasih kepada mas PJ : adi yang telah membantu segala konsep dan teknis oprec ini. Dan juga kepada peng-oprec lainnya :) Akhirnya terpilih 23 orang sebagai bagian kaluarga kami, bukan jumlah yang sedikit loh :) Ayo ramaikan dan nyamankan rumah kita ini ;)

Akhir kepengurusan, saya merasa ini kayak 'cinta yang terlambat datang'. Saya mencintai PSM, tetapi agak terlambat. Tahu kan, witing tresno jalaran saka kulina..Itulah yang saya rasakan mungkin :). Ketika kita lebih mengenal 'rumah dan keluarga' kita, tresno itu muncul. Melihat berbagai bantuan dan kontribusi teman-teman, di tengah kesibukan mereka yang tidak sedikit pula. Tidak hanya kita yang sibuk, mereka juga, dan punya prioritas masing-masing. Yang terpenting, mereka masih menempatkan hati mereka di sini dan ada di saat dibutuhkan, bukan? :)

Beberapa berkata, PSM sudah lebih bisa tampil sekarang, tapi itu belum apa-apa. Ini baru tunas, yang akan disuburkan oleh kepengurusan 2010. Saya tau kalian bisa, karena dari awal kesolidan kalian pun sudah terbentuk, tidak hanya untuk menyanyi, tapi juga di kehidupan sehari-hari. Itu modal besar bukan? :) Dengan skuad yang sudah bertambah, cowo-cowo macho yang udah bertambah *penting ini pentiiiing, haha*, kepedulian dengan PSM, saya yakin tahun depan akan lebih bersinar :). Selamat berjuang, Sisilia Arti Candra Dewi *maaf yang lain belum kesebut, yang kepilih baru ketuanya .___.*, dan teman-teman seperjuangan 2010 yang lain, salam merdu!\(^.^)/

Saya meninta maaf sebesar-besarnya atas kekurangan selama ini, dan berterima kasih sebesarn-besarnya pula untuk segala kerja sama dan kebersamaannya setahun ini ;)
Semanga kepada bu sekre dan bendahara yang lagi bikin LPJ, yeiy! Xp
PSM, everyone can sing! :)


jika kamu sendiri tidak yakin dengan apa yang kamu kerjakan, bagaimana orang lain akan yakin? 
--ini pesan yang menguatkan dan menyadarkan saya di tengah tahun


everything is expensive

on Selasa, 20 Desember 2011
Everything is expensive. Jaman sekarang apa yang murah? Jaman sekarang apa yang bisa didapat cuma-cuma? Jaman sekarang apa yang tinggal minta langsung dapet? Oke tulisan saya ini agak lebay *gag cuma agak ding, banget haha*. Tapi itulah hidup jaman sekarang, everything is expensive.

Saya sempet heran dengan berbagai hal-hal yang kadang mungkin sepintas kita bakal bilang : 'Ih gitu doang kenapa mahal coba','ih gitu doang di rumah juga bisa', dll. Misalnya nih ya, perawatan facial-facial di salon, tuh paling murah sekitar 40ribuan kan. Kalo gag pernah pasti awalnya mikir : 'facial=cuci muka, dirumah juga gag bakal ngabisin pembersih sebotol, kenapa mahal amat'. Tapi ketika ngelakuin, ternyata, saya mah kalo jadi mbaknya gag mau dibayar 40ribu, udah ngabisin waktu 2 jam-an, gag bisa ditinggal-tinggal, alatnya mahal, bahannya mahal, dll.

Lagi, tadi siang saya ke dokter gigi setelah sekian lama gag pernah kontrol, haha :P. Untung janjiannya sama seorang temen jadi mah nyantai aja, gag serem kayak kalo di film-film ketemu dokter gigi gitu. Masalahnya kayak anak kecil deh : gigi bolong, gag keren -,-. Cuma kecil, tapi di depan jadi keliatan banget ntar kalo gag dirawat. Sampe di RSGM jam 1, saya pikir paling cuma 1 jam lah ya, apa sih susahnya nambal lubang sekecil itu. 30 menit berlalu, bor-bor berputar, stainless, escavator *ini bukannya buat ngangkat-ngangkat batu gitu? cmiiw*, cermin mulut, berputar semua untuk mengevakuasi si gigi berlubang. 60 menit, saya kok ngerasa lubangnya makin gede, oh ternyata emang sengaja, untuk bersihin caries-caries. Terus ternyata kesulitan, entah kenapa, panggil dokter dulu, diliatin ama koass-koass lain *berasa tontonan -,-*, lanjut lagi nge-bor. Berenti lagi, konsultasi lagi. Sampai akhirnya jam 3, progress sampai : PREPARASI. Hahaha *ketawa miris*, ini gigi saya yang bebal atau gimana :( . Akhirnya pake dirontgen segala, dan diputuskan berlubangnya sampe deket akar, dentin saya kurang tebal, kalo dipaksain ditambal permanen bakal sakit. Solusinya, sekarang ditambal sementara dulu, sebulan lagi ditambal permanen *kata-kata ini saya kutip persis asli kata mbak maya*. Dan perjuangan 3 jam saya pun harus bersambung ke episode selanjutnya.

Jadi inti saya dari cerita sepanjang lebar di atas apaan? Intinya adalah everything is not as easy as we see, until we know the process. Kayak para farmasis bikin obat, liatnya ya obat mahal, that's it. Tapi ketika tau prosesnya, ada suatu pemakluman disana *ini proses yang wajar ya, yang gag pake tetek bengek marketing sana sini*. Nyambung tetep ya ke dunia farmasi, haha. Yaaaa, everything is expensive, but doesn't mean it can't be reachable, right? ;)

review : yang galau yang meracau

on Minggu, 18 Desember 2011

Saya menemukan judul buku ini ketika ada teman yang memposting link blog penulis buku ini, si Fahd Djibran, di fb. Akhirnya tersesat di blog dia deh, fahd-isme.blogspot.com , membaca beberapa tulisannya, melihat project-projectnya (fiksi-auvi yang cukup saya suka, bagus, beneran, membaca dengan gaya lain :)), saya jadi penasaran banget pengen beli buku ini. Dari judulnya aja dah menantang kan : "yang galau yang meracau". Sebagai orang yang mungkin cukup sering terlihat galau *haha*, saya pengen dapet pencerahan, apalagi baca beberapa review di internet katanya emang worthed baca ini. Ampe saya bela-belain mau pesen langsung ke penerbitnya via email, karena saya kira jarang ada di jogja, tapi email gag dibales-bales .___. akhirnya saya pun menembus hujan ke togamas di seberang kota sana demi si buku ini *syaaah lebay abis :P*

Buku ini bukan novel, bukan kumpulan cerpen, tapi kumpulau racauan, begitu si Fahd menyebutnya. Memang, ada prosa, ada puisi, ada monolog, ada hanya beberapa baris kalimat di buku ini. Ekspektasi saya sangat tinggi ketika akan membaca buku ini. Ketika sudah dibaca, jujur tidak setinggi ekspektasi saya. Tapi lumayanlah, worthed juga buat dibaca karena pemikiran-pemikiran si Fahd kadang gag biasa, atau justru terlalu biasa, dan sebenarnya terjadi dalam kehidupan sehari-hari, tapi kita terlalu tidak peduli? entahlah. Yang jelas, ketika membaca ini, banyak bagian yang membuat saya tertohok sebagai manusia :)

Beberapa bagian yang sangat saya suka :

Cantik itu luka

pretty is something you''re born with. But beautiful, that's an equal opprtunity adejctive.
the difference between pretty and beautiful is; Pretty is temporal whereas beautiful is eternal.

See girl? beautiful doesn't always mean you go to natash* or lariss* to do some facial, buy something expensive in the mall, seeing your face for long time in the mirror. cheers, whatever we are, we are still beautiful :)

Lagu malam part1-5
ini puisi-puisi untuk istrinya, menye-menye tapi so sweet haha :D
Mengetuk Pintu Surga
di bagian ini, dia merepresentasikan lagunya Bob Dylan, Knockin' on Heavens Door, dengan kehidupan saat ini.

Perempuan yang berdoa
Doa yang baik tak pernah berpusat pada kepentingan dirimu sendiri.
Doa yang baik selalu tersebar bagi kepentingan orang-orang di sekeliling dirimu, orang lain, seluruh semesta.
Berdoa-lah untuk kebahagiaan dan kebikan orang lain, maka semesta akan bekerja dengan sendirinya untuk kebaikan dan kebahagiaanmu.
Taruhan denganku, siapa yang tak bosan melulu mendengarkan permintaan-permintaan yang semua selalu tentang dirimu, kepentinganmu, dan kebahagiaanmu?
Maka lupakanlah kepentinganmu, leburkan ia dengan kepentingan banyak orang di sekeliling dirimu, begitulah cara merayu Tuhanmu.

Refleksi diri yang indah :)


Yang saya suka lagi juga, dia menampilkan tokoh Tuan Setan, yang selama ini jadi momok dan kambing hitam atas semua kesalahan manusia, menjadi tokoh yang justru membuka refleksi-refleksi diri Rayya, si tokoh utama. Untuk bagian cinta, dikisahkan diucapkan oleh Rayya untuk kekasihnya, Alivya, dan rasanya jadi lebih so sweet haha :D. Dan di bagian ending, ada bagian untuk refleksi kegalauan mengenai keTuhan-an :)

Well, masih galau kah setelah membaca ini? haha tentu masiih, tapi dengan racauan-racauan, membuka ruang untuk menyalurkan kegalauan ke arah yang lebih positif, yeiy! :D

selamat menikmati racauan :)



explore-the-earth:

Fundata, Romania
fundata, romania

Munich
munich, germany

Highest waterfall in Germany, Black Forest.
black forest, germany
explore-the-earth:

Venice, Italy
venice, italy
explore-the-earth:

Bad Wimpfen, Germany
bad wimpfen, germany
explore-the-earth:

Santorini, Greece
santorini, greece


I wanna see the world, do you? :)


on Sabtu, 17 Desember 2011




Aku melihat, di ujung jalan, tampak besanding Merapi dan Merbabu. Berhimpit di perutnya, menjulang pada kepalanya, tertutup kakinya oleh keramaian manusia. Angkuh meninggalkan kerendahan yang ada di bawahnya, menantang manusia untuk berjalan di kelok perutnya. Kapan bisa memandang ke bawah dari pundaknya, setidaknya?

#bertanya-tanya sensasi apa yang dirasakan para pendaki di atas sana, semoga suatu saat menemukan jawabnya :)
on Jumat, 16 Desember 2011


pharmonika -141211-
we sing, we enjoy, we laugh
someday we'll be appreciated :)
cheers!

Move on from euforia

on Sabtu, 10 Desember 2011
Today is Saturdaaaay! *info gag penting haha*. Hari yang saya tunggu sejak hari rabu lalu, dimana ada tekpon dari nomor jakarta mengabarkan bahwa saya harus mengikuti tes wawancara untuk ielsp. Alhamdulillah, it's a little step to study abroad. Eng ing eeeeng, ternyata wawancaranya dilakukan hari sabtu, sebuah waktu yang singkat buat saya. Berbekal hasil googling-googling sambil lalu beberapa blog alumnus ielsp, saya memantapkan diri *hasyah*

Hmm, saya gag bisa sok cool menghadapi wawancara ini, gag kayak orang-orang yang udah berulang kali ikut wawancara ini itu, beasiswa ini itu lah --". Lebay sih. Padahal saya disuruh dateng di gedung realino sadhar jam 11.30. Tapi jam 10 tepat saya udah nagkring di depan ruang. Cengok, kenalan sama peserta lain, begitu sms si rina, eh dia malah bilang :"bagus dong yon, berarti tunjukkin ntar sama orang amrik, orang indonesia itu gag jam karet" "..... haha".

ngobrol ngalor ngidul sama peserta lain, kalo ada peserta yang keluar dari ruangan, langsung deh dikerubungin, tadi ditanyain apa aja mba? pake bahasa apa mba? reviewernya serem gag? dll. Saya cuma dengerin dari jauh aja si mbak bercerita sambil mantuk-mantuk. Oh ternyata pake bahasa indonesia kok *padahal katanya alumnus pake bahasa inggris*, oh ternyata malah ditanyain "kalo dirumah ngapain aja?"*padahal katanya alumnus biasa ditanyain seputar essay*. Saya malah jadi bingung kalo ditanyain kayak gitu. Kegiatan dirumah? tidur, mandi, makan, ngenet, tidur, mandi, makan... Mana mana mana masak saya harus jujur sih :'(

Begitu mendekat ke ruangan saya, eh ternyata di ruangan saya pake bahasa inggris boooo~, tiap kali masuk sekitar 20 menit *padahal yang pake bahasa indonesia tadi cuma 6-8 menit* ini kok berasa suatu subjektifitas dan ketidakadilan. Entah apa yang nanti dinilai dari hasil wawancara ini.

Finally, my turn!
Y : Afternoon..
R : Yes, please sit, your name is Yonika....
Y : Yap
R : Where do you come from?
Y : ..
R : Tell me about your family
Y : ..
R : What's your major? why did yo choose it?
Y : ..
R : What do you think about danger of drugs in community? what's your role there?
Y : ..
R : Do you join any organization?
Y :..
R : Do you make change there? or what's your contribution?
Y : ..

Oke, intinya begitulah petikan wawancara antara saya dengan ibunya. Hmmm, i'm not sure. Oke yang penting sudah mencoba dan berusaha! Let move on from euforia and back to reality \(^.^)/. Wish, did, pray! :)


Drug cost? what do you think?

on Rabu, 07 Desember 2011

As one of the biggest country in the world, based on area and number of inhabitant, Indonesia has many problems to solve. Since in the future I’ll be a pharmacist, I concern in medical world’s problem of Indonesia. Drugs is an important part of a medication, and there is a report said that drug’s cost is about 40-80% of all medication cost. But, there is a limitation for people to access suitable drugs cause of the high price of them. This issues has shared and discussed in many forum. Until now, still, the drug which can be easily accessed is for common illness like cough, influenza, etc. Whereas, people who suffer some other widely spread illness like cancer and tuberculosis, still indisposed for taking the drug because of the high costs. However, what kind of illness, whether it’s light or heavy disease, the patients have to able to accessed the suitable drugs.

This issue is like a chain which seems like never end. Lack of drug’s research based in Indonesia, unavailability of raw material, promotion cost, rivalry between pharmaceutical industry, and lack of information about drugs for common people are the main causes of the high drug’s cost. To solve those all, we need support and contribution from all parts, pharmacist, doctor, industry, also common people. In addressing this issue, I would like to render my opinion. I’m interested in two aspects, role of BPOM in regulating the drug’s distribution  and research based in Indonesia. BPOM is the center of drug distribution regulator, so the role of BPOM in delimit the number and price of drug is really important. We need firmness from BPOM to discipline the number and price of drugs which are revolved in people. BPOM can cooperate with universities to do that together. Formation of committee in university which has pharmacy faculty to help BPOM control drug is a way to always monitoring availability of drug and people take medicine correctly.

                Beside always monitoring the distribution and price of drug, we need to look at upper case, lack of drug research in Indonesia makes us always import drug’s raw material. Whereas, in fact Indonesia is rich of drug material. As the country with 2nd largest biodiversity in the world, Indonesia has big nature wealth. Since the budget allocated for research in Indonesia hasn’t been satisfy enough now, about <0,1% from total Indonesia’s APBN, efficiency is the best solution. The relation between pharmaceutical industry and researcher hasn’t connected well. There are many researches which aren’t useful for people because there aren’t action to process the research become product which can be used directly by people. Existence an organization which can connect pharmaceutical industry and researcher will make effort in a certain direction, what is needed to be researched by reseacher and what research has been done and can be processed more. This organization have to gather information from both side, industry and research, also can give guideline to both of them the requirement of people now. I’m sure the increase of efficient researches and active role from BPOM will help people to get more economic drugs.


as I describe before, this issue is big problem in Indonesia. My thoughts are still 'normative' and  it's an honor for me to hear your ideas and comments :)

yeah grammar acakadut, sekali2 lah haha *kesambet*

what a sunday

on Minggu, 04 Desember 2011
suatu saat, kita akan melihat apa yang pernah kita tuliskan, dan tersadar kita mendekati hal tersebut
suatu saat, kita akan melihat apa yang pernah kita tuliskan, dan kemudian merevisi apa yang tersurat
suatu saat, kita akan menyadari, bahwa Allah menyayangi kita, dalam makna yang tersirat maupun tersurat

.041211.
terimakasih ya Rabb :)

Ibu Kantin

on Selasa, 15 November 2011
Kemarin saya 'dipaksa' sahabat saya, rina, untuk nganterin dia ke bengkel motor dan grhapari. Setelah naruh motor dia di bengkel, kami pun mencari tempat makan yang enak dan murah meriah *jelaaas :p. Pilihan satu : mie ayam bu murtini, pilihan dua: siomay telkom, pilihan tiga: foodcourt ugm. dan pilihan jatuh pada : jengjeeeeeeeeeng! --> KANTIN PADMANABA, haha gag nyambung abis ya. Saya sih yang gantian maksa dia, haha. Entah kenapa akhir-akhir ini kangen dengan suasana SMA. Setelah dateng ke latihan bhapad kemaren, trus dateng ke nikahannya temen SMA, rasanya banyak hal yang pengen saya liat lagi di SMA *berasa mellow --"*

Meluncurlah kami ke padmanaba, sma yang selalu saya banggakan. Disambut rindangnya pohon-pohon di lapangan tengah, kami langsung deh menuju kantin hehe. Jam 1, dan masih banyak anak-anak di kantin. Padahal seinget saya istirahat kedua berakhir jam setengah 1. Keinget lagi : emang dulu kalo bel saya langsung masuk kelas? haha :D. Ketemu qiqi, si calon danton bhapad 67, yang langsung nodong saya lagi kapan dateng latihan --" haha.

Pesan makanan, minuman, ngobrol ngalor ngidul. Cerita masa sma dulu, cerita kebandelan-kebandelan kami. Cerita saya yang suka bolos apalagi kelas 2, cerita rina yang hidup di asrama dan bikin saya pengen ngerasain sensasinya :p. Dan kami ditemani oleh seorang ibu kantin, yang ikut ketawa kalo denger kami cerita lucu, dan beliau juga cerita-cerita tentang keadaan sekolah sekarang :)

Saya baru aja kepikiran, mungkin ibu-ibu di kantin, merupakan sahabat terbaik anak-anak, apalagi jaman-jaman SMA dulu. Mereka selalu kita temui saat istirahat *waktu favorit kita*. Melihat kita yang rebutan makanan, minuman, teriak-teriak pesan ini itu, rebutan bayar, pesan makanan aneh-aneh, mungkin jadi 'teman ngobrol' saat bolos, dan banyak hal lainnya. Mereka menyaksikan kita tumbuh selama 3 tahun, melihat kita dari awal masuk, masih cupu celingak-celinguk mau beli apa di kantin, sampai akhirnya ketika kita lulus hafal dengan pesanan favorit kita. Saya jadi ingat dengan bu murtini, mie ayam langganan saya sejak kelas 1 smp --> 9 tahun yang lewat :D. Dari jaman saya masih cupu banget lepas SD, jaman saya kelas 3 smp bersama The OC dulu, jaman saya SMA tiap jumat selalu ke tempat ibunya, jaman saya kuliah dan ke sana sama mantan, jaman sekarang saya udah jarang ke sana tapi si ibu masih tetap hafal : mie ayam kering tanpa sawi tanpa balung. Haha :D

Mereka menyaksikan kita tumbuh dengan mimpi-mimpi kita. Kita tertawa, bercerita kepada mereka, melihat mereka tersenyum saat kita bercerita, mendukung dan mendoakan kita, seolah kita anak mereka sendiri :) Saya tertegun ketika kemaren saya dan rina cerita-cerita tentang sekolah dll, kami tertawa dan merasa mungkin terkadang naif.  Si ibu sambil tersenyum menimpali : " Rapopo to ndug bercita-cita. Dulu ibu yo pengen sekolah dhuwur-dhuwur kayak kalian, tapi ternyata gag bisa. Selagi kalian bisa, gapapa kan? Semoga anak ibu bisa"

See? Mereka mungkin akan jadi saksi ketika kita mengucap cita-cita dan mendoakan yang terbaik untuk 'anak-anak'nya di sekolah ini :)

Terima kasih, Ibu kantin.

Bhayangkara Padmanaba

on Senin, 07 November 2011
Sore ini melakukan kegiatan yang gag biasa, jengjeeeeng : maen ke sma 3, yeiy! \(^.^)/ Haha bener deh, ini suatu hal yang langka saya lakukan lepas saya semester 1 kuliah, duh durhaka sama almamater :(. Mumpung siang kosong, akhirnya capcuslah saya sendirian ke padmanaba di tengah cuaca jogja yang enak banget untuk tidur siang :)

Sampai di padz, saya bingung kayak anak ilang sendirian. Sekeliling cuma keliatan anak pake seragam putih abu-abu. Well, saya ngerasa tua tua tua sekali, pake baju bebas, celingak celinguk kayak anak ilang. Akhirnya saya telp nomer yang 'mengundang' saya ke sma. Ngikngok gag diangkat. Okelah saya berdiam diri dalam aula. Gag betah, akhirnya jalan deh ke gerombolan anak-anak pake kaos putih dengan bawahan training, bertopi abu-abu sma dengan nametag yang dipasang di topi.

Saya mencari anak yang bernama qiqi. Beberapa waktu yang lalu dia nge-chat saya di fb. Memperkenalkan diri sebagai calon danton Bhayangkara Padmanaba 69. Dia tau saya dari cerita-cerita para pelatih Bhayangkara Padmanaba. Siapa saya deh sampe dicrita-critain, haha :P. Begitulah, dia tanya kenapa saya belum pernah nongol di latihan Bhapad mereka, gimana pengalaman-pengalaman saya dulu, dan pengen ketemu ngajak ngobrol-ngobrol. Saya yang sukanya 'sok sibuk'(-..-) akhirnya bisa datang ke sma hari ini, yeiy! :D

Begitu ketemu ama si qiqi, eh anaknya langsung heboh --". Manggil temen-temennya calon danton lain dan mengenalkan saya ke mereka. Saya gatau deh apa aja nih yang udah dicritain temen-temen pelatih ke anak-anak muda ini tentang saya haha. Parah banget kayaknya sampe mereka menganggap bahwa saya masih danton (komandan peleton) yang oke punya :p. Minta tips ini itu padahal saya dah lupa semua juga :p. Akhirnya saya dengerin aja lah curcol mereka gimana latihan danton sekarang, dibandingkan ama latihan saya dulu. Dan sekarang jauh lebih aneh tapi nyenengin juga kayaknya :)

Akhirnya ditodong buat jadi juri simulasi lomba yang aneh --". Menilai dantonnya, kayaknya buat nentuin danton utama nanti siapa. Aaaaa saya kangen sekali jadi danton :(

Bhayangkara Padmanaba? Itu keluarga saya selama di SMA 3. HArusnya sekarang juga masih kan ya :) Tapi saya udah gag aktif lagi sejak lulus SMA. Saya salut sama temen-temen yang masih setia ngelatih adek-adek, melanjutkan tradisi prestasi yang dimulai sejak angkatan saya, haha :D *mau nyombong dikit :p*

Dulu di Bhapad saya jadi penjuru kecil karena badan saya yang imut :3. Akhirnya saya naik pangkat jadi komandan peleton putri. Berdiri di sebelah penjuru besar yang membuat saya terlihat makin imut, haha. Dan mulai angkatan kami, penggemblengan Bhapad dimulai dengan sangat serius, 3 bulan pertama latihan setiap hari sampai jam 5 sore. Dan khusus danton bisa sampai jam 7 malam. Banyak banget suka dukanya dulu. Saya pernah disuruh keluar Bhapad sama mama papa karena jam latihannya naudzubillah buat anak SMA. Tapi dari situ kami dapat keluarga baru dan dapat prestasi :)

Alhamdulillah, saya juga gatau banget kenapa dulu bisa dapet banyak prestasi bersama Bhapad ini, haha :D. Individu maupun tim, kami telah membawa nama besar Padmanaba di berbagai lomba, cukup disegani deh kayaknya hehe. Cukup membawa 'musuh' juga kalo sama sma-sma kandidat juara lainnya X). Latihan, lomba, menang, rutinitas loh :p *gag songong tapi emang kenyataan masa lampau haha :D*.

Banyak banget kenangan saya di Bhapad ini, pelantikan yang asik sekali, jadi sie acara pelantikan angkatan 65, bikin tugas aneh-aneh, technical meeting lomba harusnya di UII deket SMP8 tapi malah nyasar ampe jakal karena salah info --". Hidup saya di sma adalah untuk belajar *hmmm --" dan bhapad, haha :D

Dan ini mungkin yang tertinggal dari sekian banyak latihan-latihan dan perjuangan kami bersama :) *halah lebay :p



sayang cuma ada foto yang cowok di laptop ini --"
seragam kheki kami yang legendaris dan prestisius untuk dikenakan :)

Menilik Hati

on Jumat, 21 Oktober 2011
Kacau.

Itu kata yang tepat di semester 5 ini, haha :D
Pernah bilang gini ke mas andy : "aku parah banget semester ini mas."
"kapan kamu gag parah? dari dulu bilang gitu?"
oh. oke fine --"

Intinya saya dari dulu udah parah, apalagi semester ini, haha :D. Well, i'm so blessed having those bestfriends. Yang kayaknya gag pernah bosen tiap saya bilang capek atau ngegalau atau males. Karena intinya kami sama-sama galau, haha. Tapi dari kegalauan-kegalauan timbul kata-kata menguatkan :)

nit : "joni, bangunin aku, kita mesti bangun dan gag boleh kacau lagi"
rin : "tempelkan yang menurutmu benar untuk dilakukan,innamal a'malu bin niat"
eren : "si bebi unyu banget" --> fine ini gag nyambung haha, tapi obrolan gag penting adalah relaksasi
youknowwho : "simpan passionmu dan teruslah berpegang padanya, kalo itu jadi kenyataan kamu bakal puas banget" *well, it's such long time ago :)*

Intinya, semester ini kayak kehilangan tujuan mau ngapain, semua mengalir dan mengalir hingga ke ujung yang entah muaranya dimana *halah*. Makanya mesti menilik hati lagi, memprioritaskan hal-hal, jangan mengalir-alir tak tentu arah. Perbarui niat, perbarui mindmap, perbarui semangat, perbarui tindakan.

#edisisugestinomorsekian..
:)

2 days holiday- Senja Utama

on Selasa, 11 Oktober 2011
Serpong, 11 Oktober 2011, 22:26

Here i am! Di ruang 309 bersama anis dan etyk, menghabiskan malam bersama tanpa memikirkan kegalauan pkm, praktikum, laporan praktikum, kuliah, dan tetek bengek kampus lainnya. Ini rasanya kayak melarikan diri dan mungkin liburan sementara, walaupun cuma 2 hari satu malam, itu aja lama di perjalanan naek kereta, haha :D

Liburan kali ini dalam rangka ikutan ISCC kayak yang kemaren saya bilang. Alhamdulilah yah, dkasih kesempatan untuk ikutan ini :). Well, menjadi beban juga karena ikutan oral presentation, dan harusnya hal kayak gini baru saya dan teman-teman lakukan tahun depan. Tapi karena sudah diberi tanggung jawab dan kesempatan sekarang, jangan ditolak kan? :)

Intinya begitulah kenapa kami sekarang bisa terdampar disini. Kemaren malam kami naik kereta bisnis senja utama dari stasiun tugu. Saya yang jarang sekali naik kereta jadi kayaknya rada katrok gitu deh, haha. Kagum banget ama kereta yang berangkat tepat waktu jam 6.30, sungguh di luar dugaan saya bahwa yang namanya di indonesia setiap kendaraan umum pasti ngaret, Applause deh buat yang satu itu. Baru tau juga kereta bisni itu gag ada AC, adanya kipas angin yang 1 kipas buat 4 kursi. Dan begitu kita duduk, dimulailah para pramusaji berlalu lalang dalam kereta, menawarkan mulai dari nasi goreng, nasi rames, hingga steak! Can you believe there is a hotplate steak at kereta bisnis?? *haha lebay*. Yang aneh, meski pake hotplate, tetep aja masnya megang hotplatenya biasa aja, berarti gag panas kan ya? cuma buat pajangan aja hotplatenya --"

Gag berapa lama kemudian, dateng lagi pramusaji muter-muter cari orderan, akhirnya saya pun memutuskan untuk memesan mie rebus daripada nanti masuk angin gara-gara kelaperan *gag keren*. jam 9 teng pesanan datang, lumayanlah menggoda selera dan mengenyangkan mie rebusnya, eh tapi harganya ternyta 10rb, weee --". Yawdalah kapan lagi *positive thinking haha*

Kereta terus berjalan, sambil bikin ppt, sambil bikin 'naskah' presentasi, sambil ngobrol sama mba wandha, sambil dengerin mp3, sambil nyanyi-nyanyi, kami terus menuju ke arah barat. Makin ke barat, main aneh-aneh yang ditemui, makin rame kereta. Fenomena teriakan-teriakan macam "getuk goreng, getuk goreng", "aqua, aqua","popmie,popmie","mijon,mijon" jadi hal yng biasa terdengar tiap berenti di stasiun. Lelah, saya pun tertidur dengan posisi yang gag terlalu enak. Sampai tengah malem akhirnya saya nglilir dan dengar teriakan bapak-bapak : "paket,paket"

Saya kira bapaknya nganterin paket kiriman buat siapa gitu, eh tapi gag mungkin kan ya di kereta --". Saya denegrin lagi,"paket,paket,paket hemat nasi ayam, kapan lagi? dijamin enak, kalo gag enak uang kembali, saya kembalikan 15rbu"

kontan bangun denger bapaknya bilang gitu, antara pengen menjaab tantangan si bapak dengan kemalasan-kemalasan, haha. Tapi beneran deh itu cara nawarin barang yang aneh banget, apalagi buat nawarin makan XD. Akhirnya si bapak turun entah dengan berapa orang yang berhasil terkena bujuk rayu paketnya, haha.

Akhirnya kita sampai di jatinegara jam 4.30. Dengan muka lecek kepala tengeng badan pegel. But the day have just started, no time to feel tired!
but now i'm sleepy, so it's time to rest, haha. Kapan-kapan curcol tentang presentasinya lah dan pelajaran dari situ.

Ciao, cheers! \(^.^)/





Deep Deep Deep breath -long journey-

on Minggu, 09 Oktober 2011
Long time ago since the last post~

Curcol tentang kehidupan akhir-akhir ini kayaknya asik nih. Haha bahasanya egag banget deh :p. Oia saat-saat kemaren mengingatkan ke quote yang entah kenapa saya suka sekali

jadilah lilin untuk orang lain, tapi jangan jadi lilin yang dinyalakan pada kedua ujungnya
karena lilin yang dinyalakan di kedua ujungnya cepat habis, dan hanya memberi sedikit manfaat

lupa darimana quote itu, tapi papa saya juga pernah bilang kayak gitu. Dimulai dari APPS, makasar, P2SMB, proposal-proposal CCRC, latihan paduan suara, action plan, hal-hal insidental lain kadang membuat diri merasa seperti lilin yang berusaha 'dinyalakan' di kedua ujungnya. Trying to light on, but sometime my spirit was extinguished *sigh*.

The last 2 weeks was the peak of my saturated mind *saturated? bosomu yon haha*. Puncak kezombiean saya deh kayaknya. Males ngapa-ngapain. Luckily i've some sisters helping me out of that saturated time, at least they were there when i want to scream *find ini lebay abis, haha :D*. Masih belum bisa menerapkan filosofi si angsa --"

Ngomong ngomong tentang filosofi si angsa, jadi kata suven angsa itu keren. Terlihat anggun di luarnya, di atas permukaan air, padahal di dalemnya sibuk ini itu, maksudnya kakinya sibuk menjaga biar tetep bisa berenang anggun :)
*selingan

Nah!
Action plan selesai, alhamdulillah. Time to take some deep breath, very deep breath, haha :D
Besok ke jakarta, alhamdulillah lagi dapet kesempatan untuk ikutan ISCC *international seminar of cancer chemoprevention*. Mungkin buat banyak orang di farmasi ini hal yang biasa aja ya, tau lah berapa banyak orang keren di farmasi, haha :D. Tapi buat saya ini sesuatu banget yang harus disyukuri, alhamdulillah lagi :)

Well, it's time to make ppt yang entah sampai kapan masih stuck di situ saja. Mencoba menghidupkan lilin lagi, menghidupkan semangat lagi, supaya otak dan badan bisa bekerja sama, amin :D

Cheers!\(^.^)/

fullmoon

on Senin, 12 September 2011
FULLMOON.

Bulan cantik, kata orang itu gombal
karena semua tahu, bulan tidaklah cantik, setidaknya dari dekat
indah dari kejauhan, carut marut ketika didekati
tapi setidaknya, semua orang berdecak kagum ketika fullmoon

Bulan terang, ilmuwan bilang itu semu
karena bulan bukan bintang
bulan tak bercahaya sendiri, hanya memantulkan cahaya bintang-bintang
bintang jauh, bintang dekat, memberi cahayanya untuk dipantulkan bulan ke bumi
untuk membuat kita berdecak kagum, dan mengucap subhanallah

Bulan, kamu bukan apa-apa tanpa bintang
tak ada yang mengagumimu tanpa bintang-bintang itu
semoga bintang-bintang terus mengorbit di sekitarmu, walau kadang menjauh, ada bintang lain yang mendekat
untuk memberi cahaya kepada bulan
supaya terus dapat menerangi bumi ketika malam menjelang :)

walau banyak orang ingin terbang ke bulan, memandang wajahnya dari bumi pun sudah cukup indah bukan? manusia sering tak ada puasnya, mencoba mensugesti bahwa bulan pun lebih indah dinikmati dari bumi

When the moonlight shines,
all the stars are smiling

#when the moonlight shines-mocca :)

RITUAL LEBARAN - tamasya *kalo gag mudik

on Rabu, 31 Agustus 2011
Entah sejak tahun kapan, kalo kami sekeluarga egag mudik, biasanya waktu hari lebaran pasti pergi sekeluarga. Habis di jogja kan gag ada keluarga juga, jadilah kami sekeluarga ngebolang kemana-mana, haha :D. Biasanya abis solat ied, kami ke tetangga-tetangga, temen papa mama yang ada di jogja, trus ngebolang deh. 2 taun lalu, waktu lebaran di jogja juga, kami ke pantai glagah. Taun iniiii, jengjeeeng : ke Kebumen *ngapain coba XD


Beberapa hari sebelum lebaran, papa dah ngewanti-wanti tuh : ntar pas lebaran ke pantai karang bolong yok. Kami mah ayok-ayok aja, daripada cengok juga dirumah abis udah rampung muter-muter ke tetangga. Saya kira karang bolong itu ada di sekitaran bantul atau kulonprogo, eh ternyata di kebumen sana. Saya kira kebumen itu deket cuma 2 jam-an, eh ternyata... -___-"

Haha, kami berangkat dari rumah tadi jam 9an. Berbekal nasi kuning bikinan mama *nasi kuning lebaran lho :p*, kami pun berangkat. Saya yang sentrap-sentrup badan meriang geje teteplah berusaha semangat. Papa nyetir ampe keluar wates, selanjutnya saya yang ngegantiin. Oke deh papa pinter banget, pas jalanan mulus aja papa yang nyetir, pas lewat jalan yang naudzubillah bergelombangnya, giliran saya -___-". Oia, jadi kami lewat jalur selatan, namanya jalan Daendels. Inget gag sih jaman dulu pelajaran sejarah, si Daendels nyuruh orang-orang pribumi buat membangun jalan Anyer-Panarukan? Nah, konon inilah jalan yang dulu dibikin itu. Jadi menurut tanda-tanda jalan tadi, jalan itu nembus sampe jakarta juga. Jalan Daendels ini menyusuri pesisir selatan Jawa.

Perjalanan buat sampe daerah pantai-pantai di Kebumen memakan waktu kurang lebih 3,5 jam lah. Pemandangannya oke lhoooo :D. Jagung, semangka, rumput-rumput hijau dan keemasan, pohon kamboja meranggas, dan pohon-pohon tinggi yang kayak di sabana *gatau namanya pohon apa :(* mewarnai sepanjang perjalanan. 3,5 jam bukan waktu yang lama rasanya, tapi pegelnya tetep ada :P

Jadi tadi kami ke 2 pantai, yang pertama pantai karang bolong. Jenis-jenisnya kayak parangtritis gitu lah, pasir  hitam. Kanan kirinya ada tebing karang gitu, dan ada semacam ceruk di karang-karang itu, mungkin gara-gara itu namanya karang bolong *oke ini agak sotoy hehe*. Pantainya lumayan sepi, tapi agak kurang terawat juga sih menurut saya, mungkin gara-gara jarang ada wisatawan ke sana juga. Tapi buat ngerendam kaki, lumayanlah :p. And these are some pictures captured there!
si mama dan si papa, yang katanya kayak john lennon dan yoko ono
eh demi apa -___-"

saya dan tia


saya gag kompakan pake baju putih -..-



muka absurd, haha

ini muka tante-tante, berhubung gag mungkin saya pajang di fb, jadi disimpen di blog aja wek :p
haha









trus kami pindah ke pantai yang kedua, namanya pantai suwuk. Nah yang ini pantainya lebih tertata. Banyak pohon kelapa yang berjejer rapi dan ada kolam-kolam renang buat tempat maen anak-anak kecil juga, jadi mereka gag mandi di laut. Tempatnya juga lebih bersih dan rame :)
Berhubung batre camdig habis, jadilah foto-foto keabsurdan kami gag terlalu banyak. Tapi yang jelas lebih absurd daripada di tempat pertama :p








look at her pose -..-




saya jadi meragukan, ini blog siapa isinya foto tia semua -__-"
haha,
LOOK AT THE BRIGHT BLUE SKY, IT WAS AWESOME! :D
try be there, really :)


oia,
MINAL AIDZIN WAL FAIDZIN
HAPPY IED 1432 H :) 

flashback : 1 year ago, takbiran night

on Senin, 29 Agustus 2011
tiktoktiktok, it's around 19.37 p.m.
dan disini saya, dirumah, sambil dengerin sidang isbat, yang memutuskan indonesia idul fitrinya hari rabu, 31 agustus 2011. eh tapi dikasi tau ama temen kalo sidangnya belum selesai, saya menyimpulkan seenaknya :p

bunyi takbiran sayup-sayup berkumandang, saya flashback ke satu tahun yang lalu deh. Rameee banget. Tahun lalu saya lebaran di banjar, tahun ini di jogja aja. Kerasa banget bedanya, haha :D. Berhubung di jawa ini gag ada keluarga, jadi kalo lebaran di jogja ya keluarga inti saya aja. Ama tetangga-tetangga juga sih yang jarang mudik. Maklum, rumahnya di perumahan yang multikultural, dari seantero indonesia tapi jarang pada mudik kayake. Jadi ya setidaknya hari idul fitrinya tetep rame silaturahmi ke rumah-rumah :)

Tahun lalu saya takbiran sama sepupu-sepupu yang bejibun. Nenek saya dari pihak mama punya cucu 16 orang, keliatan kan ramenya kalo udah ngumpul jadi satu semua? :p Saya cucu tertua ketiga, yang berarti banyak adek-adek di bawah saya yang harus di-emong, berantem sini situ, ditemenin sini situ, haha :D

I miss them so baaad :(

ngeliat pawai takbiran di sepanjang jalan S. Parman. Di banjar takbirannya rame banget, ada pawai pake pick up gitu, dari seluruh daerah di kalimantan selatan! saya lupa deh ada berapa kabupaten di kalsel, tapi tiap daerah ngirimin perwakilannya buat ikut pawai itu. Gag tanggung-tanggung, ada yang bikin replika masjid, bahkan sampe replika onta juga ada XD. What an amazing takbiran! haha. Sayang saya gag punya foto-fotonya, besok kalo mudik lagi wajib diabadikan deh :) Pawainya dimulai dari habis isya sampe dini hari, bener-bener pesta rakyat lah kalo disana takbirannya :)

Kami *saya dan sepupu+fotografer : pacarnya kakak sepupu, haha* ikut liat keramaian takbiran bentar. Crowded banget dan kita pusing -____-". Oia jadi inget, ada yang pake kostum pocong juga coba, demi apa deh takbiran masih aja ada kostum gituan -..-

kenapa yang ada malah foto mejeng -____-"
ini tia ama sebuah sepupu saya bernama robi



dan saya malah gag punya foto-foto pawainya, ada di kameranya si pacar kaka sepupu tapi dulu gag minta *odong banget deh saya*. Abis udah capek ada di keramaian, kami pun ngacir ke masjid raya Sabilal Muhtadin, masjid kebanggaannya orang kalimantan selatan. Ini masjid emang megah banget, ada kompleks sekolah elit di dalemnya, bangunan dari marmer, ada taman yang adem banget :) *promosi hehe*


keabsurdan kita di masjid sabilal




abis dari masjid sabilal, eh kita malah makan jagung bakar rame-rame dan morotin pacarnya kakak sepupu, haha :D
itu takbiran yang aneh, but was so fun, around family  :)
hope next year can be like that anymore, yeiy!

Makhluk itu bernama "Uli", "Ulil"? :)

Saya barusan mindah-mindahin foto yang ada di hape ke laptop. Foto-foto jebot dari tahun 2009, gag pernah dibuka lagi, sampai malam ini saya buka karena kangen liat muka-muka sepupu :) *mellow gag mudik, haha*. Dan saya menemukan foto makhluk ini




looks how cute she is? :)
i met her when i was at maguwoharjo after merapi's eruption. when i asked her name, she just smile and said something unclear "uli, ulil, ulul". I didn't know XD
okay, i concluded her name was ulil :p

Ulil was a very cute kid, but don't make her cry! a big no no!
my friend made her cry, and she must walked around maguwoharjo stadion to found ulil's father, just to made ulil be silent, what a dangerous kid :p

She liked to laugh, even just by a little surprise. She loved balloon. She always looked for her father even when she played with us.

I just played with her about 3 days, after that she moved to another place. Well, i miss her, haha :)

Be a good kid, girl. And always smile please :))

GRANUS:menuntaskan sinus #katanya..

on Minggu, 28 Agustus 2011
Saya anak yang cukup sehat, jarang deh sakit yang berat-berat gitu. Opname di rumah sakit juga cuma sekali, alhamdulillah :). Tapiiiii, ada satu 'penyakit' saya yang dari dulu jaman SD sampe sekarang masih menghantui saya, nyaris setiap hari -..- jengjeeeeeeeeeeng : pilek, sentrap sentrup kalo kena dingin, mau itu di pagi hari, siang hari, malam hari, bisa seharian. Mungkin enteng keliatannya, tapi beneran, itu menyiksa. Sekali dua kali mah gapapa. Lah akhir-akhir ini tiap hari, seharian pula. Gag bisa dong minum obat flu, orang bukan karena virus flu pileknya *mentang2 kuliah di farmasi*. Intinya saya bingung harus diapain.

Sampai akhirnya, tadi malam saya tanya kakak tingkat saya yang FKK, katanya disuruh coba minum granus. Nama obat yang jarang didengar. Setelah googling, baru tau itu ternyata semacam kapsul gurah gitu. Isinya : 

Andrographidis Herba 40%
Cleodendron Serratum 40%
Zingiberis Rhizoma 10%
Zingiberis Officinale Rhiz 10%
Bahan lain hingga 100%

Pengen latihan jadi farmasis yang baik, jadi carilah dulu info tentang bahan-bahan yang ada dalam obat sebelum dikonsumsi :) *hahaha, tumben, gara2 lagi nganggur aja nih :p

Andrographidis Herba : sambiloto
jaman masih kecil dulu, lumayan sering dicekoki ama mama jamu sambiloto ini. Paitnya naudzubillah deh. Katanya biar nambah nafsu makan. Eh, tapi jangan salah, ternyata si Sambiloto ini bisa sebagai imunomodulator lho.. *imunomodulator=peningkat sistem imun*. Sambiloto dapat menjadi stimulan penguat sistem imun baik melalui mekanisme antigen spesifik maupun non-spesifik. Selain itu, zat aktif yang dikandungnya juga dapat meningkatkan ekspresi gen cytokine receptor, dimana peningkatan ekspresi cytokine receptor ini menjadi target terapi dalam terapi imunomodulator.

Cleodendron Serratum : senggugu
Untuk tanaman ini, saya jarang dengar. Tapi setelah dicari-cari, ternyata ini adalah tanaman yang digunakan dalam gurah. tau gurah? pengobatan tradisional yang terkenal berasal dari Imogiri. Biasanya digunakan untuk menyembuhkan sinus, radang tenggorokan, hingga membuat suara menjadi 'kinclong' *jernih*.
Berdasarkan penelitian, kulit akar senggugu ini memiliki aktivitas antibakteri, antinociceptive *menurunkan sensitivitas terhadap rasa sakit*, antiinflamasi, dan antipiretik.

Zingiberis Rhizoma : jahe
Kalo yang satu ini, sudah tidak asing lagi lah ya. Rimpang jahe terbukti memiliki aktivitas antibakteri, 

Zingiberis Officinale Rhiz --> lah ini kan sama kayak atasnya -_____-"
Bahan lain Ad 100% -->??

Okelah, melihat kandungannya, kayaknya cukup menjanjikan juga buat meningkatkan imunitas sehngga dapat mengurangi kekambuhan alergi. Jadi , gag ada salahnya dicoba dulu, insya Allah bisa membantu dalam menghadapi si rinitis ini *bahasa kerennya itu*. Eh banyak loh orang yang punya alergi ini juga ternyata, saya jadi kepikiran buat nyari obatnya juga gara-gara kemaren ada temen tanya.

oia, yang penting ni obat dah ada sertifikat BPOM-nya, insya Allah aman, amin :)

p.s : saya gag ngiklan, beneran -_____-", cuma gatel pengen ngisi blog haha :D

RITUAL LEBARAN-kue kering

on Sabtu, 27 Agustus 2011
ckck, kasian banget ini blog terlantar, hidup segan mati tak mau *miris*. Maafkan aku blog sayang, kamu tetap tempat curcol pertamaku *nyampah sih hehe :p*

Countdown to Lebaran 1432 H, the last 3 days :(
Entah mengapa suasana ramadhan kali ini, hmmm.. berasa kayak hari-hari biasa aja, ritual ngampus, pergi pagi pulang sore, haaaa nikmati sajaaa~
:)

Dan tibalah hari dimana saya gag harus ngampus, jengjeeeng! *bahagia banget,ini lebay tapi beneran hehe*. Today was the day. I'm home. Merancang apa saja yang harus dilakukan hari ini, dan agendanya adalah : membuat kue keriiing :9

Ritual membuat kue kering entah sejak kapan melekat di keluarga saya. Kalo kami gag mudik ke banjarmasin sono, maka saya, tia, dan mama menghabiskan hari-hari akhir lebaran dengan membuat kue kering, yang dari tahun ke tahun kurang berkembang resepnya. Itu-itu aja. Nastar, kastengel, wajib ada. Tapi juga dari tahun ke tahun skill-nya masih sama aja. Masih berantakan, masih gosong-gosong, masih kadang terlalu renyah, hahaha. Yang penting kan usahanya? Yang penting kita seneng wek! *alibi tingkat tinggi*

Suka heran gag sih liat harga-harga kue kering gitu? tadi aja googling, nemu harga kue kacang 80.000/kg, nastar 90.000/kg. Astagaaa. Ini kue bukan makanan mahal macam apa gitu yaa. Tapi setelah merasakan perjuangannya, saya jadi punya cita-cita kalo jualan nastar, saya jual 150.000/kg :3 *pegel, beneran*. Saya ngerasa bakat saya bukan di per-kue-an ini. Tapi kata mama, walaupun gag pinter, yang penting tau caranya dan bisa lah dikit-dikit. Buat modal kalo be-rumahtangga entar *agak heran, penting bangetkah skill bikin kue?* 

si nastar, kelihatan cukup menjanjikan *sebelum dipanggang*

si nastar pasca dipanggang, terlalu renyah jadi gampang ancur haha



oven kebanggaan mama deh, ngarep taun depan dah ada oven listrik pliiiis :D

inovation of the year : kue sagu cokelat bertabur kismis! *memanfaatkan bahan yang ada*    
kita mulai bikin kue jam tgh 8 pagi, dan baru rampung jam 4 sore. Ngerti deh sekarang kenapa harga kue-kue kering itu selangit, perjuangannyaaaaaa~ *ini gara-gara tangan tak terampil aja sih, haha*. Si tia ampe bilang : ih sapa bilang bikin kue kerjaan feminin? kayak kuli tau, ngulenin adonan tu butuh otot kuat. zzz -..-


Oke lah, walau kita mungkin memang tidak memiliki bakat di per-kue-an ini, yang jelas ritual ini bakal selalu ada saat menjelang lebaran, semoga akan selalu ada, yeiy! Buat mengalihkan pikiran dari kangen mudik *halah*. Kangen kangen sekali dengan Banjar dan anak-anak di sanaaaaaa :'(

Ciao!
Makan kue aaah *yang gosong gag dimasukin toples*